Berita Utama

Kesbangpol Antisipasi Penyebaran Tabloid Indonesia Barokah

Radarbekasi.id – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bekasi, meminta masyarakat jangan terpengaruh dan ikut menyebarkan tabloid Indonesia Barokah. Apabila diemukan, langsung lapor ke aparat kepolisian maupun Bawaslu.

“Kami mengimbau kepada masyarakat tidak usah ikut-ikutan meyebarkan tabloid tersebut. Seaindainya ditemukan, lebih baik serahkan kepada penegak hukum atau Bawaslu, karena itu ranah mereka,” saran Kepala Kesbangpol Kabuoaten Bekasi, Acmad Kosasih, Minggu (3/2)..

Menurutnya, sejauh ini pihaknya sudah berusaha membatasi penyebarannya tabloid tersebut agar tidak meluas dan meresahkan masyarakat. Ia juga mengimbau kepada setiap pengurus Masjid, apabila mendapat kiriman tabloid itu, bisa langsung melaporkannya ke Bawaslu.

“Untuk mencegah penyebaran tabloid Indonesia Barokah tersebut, butuh kerjasama dari semua pihak, terutama pengurus setiap Masjid,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Candra Sukma Kumara menjelaskan, tabloid Indonesia Barokah yang ditemukan di lapangan, pihaknya sudah menyerahkan ke Kementerian Agama.

“Terkahir kami menemukan diwilayah Cikarang Utara, dan langsung diserahkan ke Kementrian Agama,” terang Candra..

Dia juga meminta ke pengurus Masjid, Babin Kamtibmas, dan Babinsa, kalau ada penemuan selebaran yang menjurus kepada provokasi atau hberita behong (hoaks), segera melaporkan secepatnya ke pihak kepolisian.

“Sebenarnya masyarakat sudah cerdas untuk membedakan mana berita yang benar dan hokas,” ucap Candra.

Lanjutnya, dalam pemilu 2019 ini, pihaknya sudah memetakan wilayah yang rawan konflik dan padat penduduk, seperti Tambun. Sehingga sosialisai perlu dilakukan, agar masyarakat tidak mudah terpropokasi.

“Untuk pengamanan pemilu 2019, kami menyiapkan sekitar tujuh ribu personil. Jumlah itu merupakan gabungan dari Kepolisian, TNI, Satpol PP, dan BKO Polda,” bebernya.

Sejauh ini, tambah Candra, laporan dari Bawaslu Kabupaten Bekasi, pihaknya menemukan ada 37 ekslempar tabloid Indonesia Barokah yang diduga bermuatan kampanye hitam dari 15 Masjid yang ada di lima kecamatan di Kabupaten Bekasi, yakni Cikarang Barat, Tarumajaya, Cabang Bungin, Pebayuran dan Bojong Mangu.

Berkaitan dengan tabloid itu, Bawaslu Kabupaten Bekasi sudah mengintarisir kurang lebih ada di lima kecamatan.

“Setelah kami data, ada 37 ekslempar yang sudah tersebar di 15 Masjid,” tandas Devisi Pengawasan Hubungan Antara Lembaga dan Humas Bawaslu Kabupaten Bekasi, Akbar Khadafi. (pra)

Related Articles

Back to top button