Berita Utama

KPU Bekasi Targetkan 77,5 Persen Partsisipasi Pemilih

Radarbekasi.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi menargetkan jumlah pemilih di Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 serentak mencapai 77,5 persen. Untuk mencapai target tersebut, berbagai upaya dilakukan, mulai dari menggalakkan sosialisasi maupun bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi.

“Pada Pemilu 2019 ini, target kami 77,5 persen pemilih. Dan sampai saat ini, kami sudah melakukan upaya untuk mencapai target tersebut,” ujar Ketua KPU Kabupaten Bekasi, Jajang Wahyudin, Selasa (5/2).

Menurutnya, di Kabupaten Bekasi antusias pemilih tergantung event nya. Namun jika dibandingkan dengan pemilihan dari tahun 2013, antusias masyarakat di Kabupaten Bekasi itu hanya 52 persen, lalu ketika pemilu di tahun 2014 mencapai 71 persen, dan saat Pilgub 2017, partisipasi pemilih mencapai 63 persen.

“Kalau di wilayah Kabupaten Bekasi harus dilihat dulu event dan pemilihan apa dulu. Pilgub 2017 lalu saja partisipasi masyarakat hanya 63 persen. Namun kami optimis, pada pemilu kali ini, target partisipasi pemilih 77,5 persen bisa tercapai, karena jumlah pemilih bertambah,” kata Jajang.

Untuk mencapai target itu, dia mengaku, saat ini pihaknya sedang gencar melakukan sosialisasi, termasuk dengan memperbanyak Tempat Pemungutan Suara (TPS), yang tadinya satu TPS 600 pemilih, sekarang satu TPS hanya 300 pemilih, agar TPS lebih dekat dengan tempat tinggal masyarakat.

“Memang jumlah TPS kami perbanyak, yang tadinya satu TPS dipecah menjadi dua TPS, supaya masyarakat lebih dekat ke TPS nya. Itu merupakan salah satu strategi dari KPU RI, dan kami laksanakan itu. Syukur-syukur bisa lebih dari target,” harapnya.

Selain itu, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah melalui Diskominfo. Jajang juga meminta agar seluruh kantor pemerintahan difasilitasi spanduk atau baliho sosialisasi Pemilu 2019, termasuk penanyangan videotron.

“Alhamdulilah Pemkab Bekasi merespon dengan baik, dan sudah mulai berjalan Kami juga memanfaatkan kantor-kantor tingkat desa untuk memasang banner atau baliho,” terangnya.

Jajang menambahkan, pihaknya sudah membantuk relawan demokrasi yang terdiri dari 55 orang, dan nantinya akan dibagi menjadi 10 kelompok. Misalkan kelompok pertama menyasar pemilih pemula, ada juga yang fokus ke pemilih gangguan jiwa, tuna netra, dan lainnya.

Sementara itu, Koordinator Devisi Pengawasan Bawaslu Jawa Barat, Zaki Hilimi menyampaikan, pihaknya juga berupaya meningkatkan partisipasi pemilih.

“KPU Kabupaten Bekasi juga harus bisa meningkatkan pasrtisipasi pemilih dibandingkan pemilu sebelumnya,” imbuh Zaki belum lama ini. (pra) 

Lebihkan

Artikel terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one + seven =

Close