Transportasi

Bus Hibah Kemenhub Belum Digunakan

Radarbekasi – Sebanyak 20 unit bus rapid transit (BRT) hibah yang diperoleh Pemerintah Kota Bekasi dari Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pertengahan bulan Desember belum juga mengaspal di jalanan Kota Bekasi.

Pihak Pemkot Bekasi melalui Dinas Perhubungan Kota Bekasi berdalih, surat-surat kendaraan ke-20 bus hibah tersebut sedang diproses di Kementrian Perhubungan.

“20 bis hibah yang diterima Pemkot Kota Bekasi saat ini masih menjalani proses administrasi di Kementrian Perhubungan. Kita (dishub-red) masih mondar-mandir ke Kemenhub untuk ngurus balik nama faktur kendaraan di Kemenhub di Jakarta,” kata Kabid Angkutan dan Sarana pada Dishub Kota Bekasi, Fatikhun, kamis (7/2).

“Sekarang ini fakturnya masih atas nama Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, kita lagi proses perubahan balik nama fakturnya ke Pemkot Bekasi,” ssambunnya.

Dirinya belum dapat memastikan kapan bus hibah dari Kemenhub bisa mengaspal di jalanan Kota Bekasi. “Ya lebih cepat lebih baik (mengaspal), cuma kan perubahan fakturnya antri, karena seluruh daerah Indonesia dapat hibah Bus,” terangnya.

Setelah selesai proses administrasi, kata dia, akan diserahkan ke Badan Pengelola Aset dan Keuangan Daerah (BPKAD) Kota Bekasi untuk masuk neraca aset Pemkot Bekasi.

Terkait peruntukan ke-20 bus hibah itu, ia juga belum dapat memastikan. Meskipun, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi telah menyatakan bahwa bus akan dipergunakan untuk Trans Patriot.

“Kalau itu saya tidak berani menjawab, keputusan ada di pimpinan tertinggi di Kota Bekasi, yang jelas saya hanya mengurus masalah administrasinya saja ke Kementrian bisa selesai,” tandasnya. (pay)

Related Articles

Back to top button