Berita Utama

KS-NIK Tidak Berlaku Bagi Peserta BPJS

Radarbekasi – Kartu Sehat berbasis Nomor Induk Kependudukan (KS-NIK) tidak berlaku bagi masyarakat Kota Bekasi yang terdaftar aktif dalam kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sejak 1 Pebruari 2019 lalu. Hal itu dibenarkan Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto.

Ia menerangkan, kebijakan tersebut diambil sesuai dengan ketentuan bahwa tidak ada masyarakat yang memiliki jaminan kesehatan ganda atau double cover.

“Iya karena mungkin itu, karena amanatnya begitu supaya jangan ada double cover, jadi yang udah BPJS, BPJS. Yang nggak punya BPJS pake KS,” katanya saat dihubungi Radar Bekasi, Kamis (7/2) malam.

Tri mengatakan, masyarakat dapat mengetahui masih terdaftar sebagai peserta KS-NIK dari Puskesmas manakala hendak mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Kan kartu sehatnya kan tetap ini, tetep pakai rujukan dari puskesmas. Di Puskesmas kan nanti BPJS-nya kelihatan, kan sekarang pakai rujukan juga semua pakai puskesmas,” ungkapnya.

Sebelumnya, pada peraturan presiden yang dikeluarkan tahun 2018 lalu, Perpres nomor 82 tahun 2018 tentang jaminan kesehatan tertera aturan yang menyebutkan bahwa pemerintah daerah yang menyelenggarakan jaminan kesehatan daerah wajib mengintegrasikannya ke dalam jaminan kesahatan nasional yang di selenggarakan oleh BPJS Kesehatan.

Mengacu kepada pasal 102 Perpres 82 tahun 2018 ini, pemerintah Kota Bekasi perlu mengintegrasikan program KS-NIK. (sur)

Related Articles

Check Also
Close
Back to top button