Berita Utama

Bersaing di Suara Milenial

Radarbekasi.id – Sejumlah warga Kota dan Kabupaten Bekasi ambil bagian pada proses simulasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang dilakukan Radar Bekasi.

Simulasi pemilihan presiden (Pilpres) yang dihelat 31 Januari dilakukan di sembilan titik. Empat di Kota Bekasi dan lima titik di Kabupaten Bekasi.

Dari kesembilan titik tersebut untuk wilayah kota berada di Pasar Pondokgede, Stasiun Bekasi, Terminal Bekasi, dan Mega Bekasi Hypermall (MBH).

Lima titik di Kabupaten Bekasi tersebar di Pasar Induk Cibitung, Terminal Cikarang, Stasiun Cikarang, Stasiun Tambun, dan Kampus Pelita Bangsa.

Radar Bekasi menggunakan 1000 surat suara untuk simulasi pemilihan presiden dan wakil presiden yang disebar di sembilan titik.

Simulasi dilakukan dengan melibatkan 20 relawan dari kalangan mahasiswa dan pelajar. Proses simulasi dilakukan mulai pukul 08.00 hingga pukul 15.00. Penghitungan surat suara secara keseluruhan dilakukan di hari yang sama di kantor Radar Bekasi.

Hasil simulasi, pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno unggul dengan meraih 567 suara, sedangkan pasangan 01 Joko Widodo- Ma’ruf Amin meraih 412 suara. Total suara sah 979 dan tidak sah sebanyak 21.

Pasangan 01 unggul di salah satu titik simulasi yaitu Terminal Bekasi dengan perolehan 57 suara, sedangkan pasangan 02 meraih 53 suara.

Sementara simulasi yang dilakukan di kampus Pelita Bangsa Kabupaten Bekasi, pasangan 02 unggul dengan perolehan 64 suara, pasangan 01 meraih 41 suara.

Pengamat Politik Bekasi Adi Susila, ketika dikonfirmasi Radar Bekasi terkait hasil simulasi menjelaskan, suara milenial sejauh ini cenderung menyasar ke pasangan nomor 02.

Adi menilai, unggulnya pasangan nol dua dalam simulasi Pemilu tersebut terutama di kalangan milenial karena ada sosok Sandiaga Uno yang dinilai mampu merepresentasikan kaum milenial.

“Ya kalau itu milenial (pemilih) itu kemungkinan kalau 02. Karena disitu ada Sandi. Sandi ini mungkin bisa merepresentasikan kaum milenial,” katanya ketika dikonfirmasi Radar Bekasi.

Dalam diskusi Radar Pemilu beberapa waktu lalu, Adi Susila menjadi salah satu pembicara dimana ia menyebutkan hal-hal yang di senangi oleh kaum milenial diantaranya olahraga sebagai nomor satu, nomor dua musik, nomor tiga film, kemudian yang terakhir adalah teknologi dan games. Dia juga melihat Sandi melakukan hal-hal itu di semua tempat yang dikunjungi, ini disebut sebagai kepandaian tim strategi pasangan 02 dalam mencari media untuk menarik kaum milenial.

“Dia kayanya di semua tempat yang dikunjungi itu senang dengan emak-emak, kemudian jogging, ya acara-acara olahraga lah yang sifatnya menyenangkan, nah itu yang mungkin bisa menarik kaum milenial,” terangnya.

Mengenai pemilihan yang dilakukan di pusat-pusat keramaian utamanya adalah masyarakat umum, apakah berkaitan dengan kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan yang sedang berjalan, Adi mengatakan perlu ada pernyataan dari masyarakat. Apakah puas dengan pemerintahan yang sedang berjalan atau tidak.

”Jika jawaban yang muncul masyarakat puas terhadap pemerintahan yang sedang berjalan, maka sulit incumbent untuk dikalahkan,”tambahnya.

Dia menambahkan jawaban tersebut menjadi kunci bahwa masyarakat puas atau tidak terhadap pemerintahan yang sedang berjalan.
Proses simulasi yang dilakukan Radar Bekasi serta Radar Bogor Grup, yang serentak dilakukan 31 Januri ini juga bertujuan mengedukasi masyarakat dan mengetahui tingkat kepedulian calon pemilih terhadap Pemilu 17 April mendatang. (sur)

Lebihkan

Artikel terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

seventeen + 9 =

Close