Bisnis

BTN Targetkan Biayai 850 Ribu Rumah

Radarbekasi.id – PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) menargetkan pembiayaan 850 ribu unit lewat skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sepanjang 2019. Jumlah itu naik sekitar 100 ribu unit atau sekitar 13,3 persen dibanding realisasi pembiayaan sepanjang 2018 yang mencapai 750 ribu unit.

“Untuk mendukung Program Sejuta Rumah yang digagas pemerintah, kita berharap bisa menyediakan pembiayaan KPR untuk 850 ribu unit rumah tahun ini,” ujar Direktur Utama BTN Maryono dalam keterangannya usai membuka acara funwalk di Jakarta, Minggu (10/2).

Untuk mendukung pembiayaan tahun ini, sejumlah strategi ditempuh untuk meningkatkan penyediaan biaya dengan kombinasinya penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) yang murah dan mahal. Salah satunya dengan masuk pasar lewat penerbitan obligasi dan instrumen keuangan lainnya.

Untuk mendukung ekspansi kredit, kata Maryono, BTN berencana mencari pendanaan lewat pasar uang sekitar Rp6 triliun. “Instrumennya bermacam-macam, bisa sekuritisasi aset, penerbitan obligasi, penerbitan Medium Term Notes, atau instrumen lainnya,” katanya.

Sepanjang setahun terakhir, aset BTN merangkak naik menjadi lebih dari Rp300 triliun atau naik sekitar 17 persen dibandingkan pencapaian tahun 2017 lalu yang tercatat sebesar Rp261,5 triliun.

Peningkatan aset Bank yang fokus pada kredit perumahan tersebut diiringi dengan pertumbuhan kredit yang positif meski dalam kurun waktu lima tahun terakhir terjadi gejolak ekonomi global. Selama 69 tahun mengabdi untuk negeri, Bank BTN telah merealisasi

“Peningkatan aset dan kucuran kredit BTN banyak didorong oleh Program Sejuta Rumah yang diinisiasi oleh Pemerintah pada 2015,” tukasnya.

Tercatat BTN telah menguasai pangsa pasar KPR subsidi di Indonesia lebih dari 94 persen (data per Juni 2018). Sementara untuk KPR secara nasional BTN menguasai sekitar 37 persen (data per Maret 2018). (jpc)

Tags
Lebihkan

Artikel terkait

Close
Close