Cikarang

Pemkab Bakal Bangun Jalur Pedestrian Ramah Disabilitas

Radarbekasi.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi akan kembali membangun jalur pedestrian yang ramah disabilitas pada tahun ini. Anggaran yang dialokasikan ialah sebesar Rp19,8 miliar.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha menjelaskan, terdapat lima lokasi yang akan dibangun jalur pedestrian tersebut.

Ia merinci, pertama di Jalan Batas Kota-Puloputer sepanjang 840 meter. Dengan anggaran sebesar Rp2 miliar sekaligus pembangunan saluran.

Kedua, di Jalan Cibuntu-Setu sepanjang 2 km dengan anggaran Rp5 miliar. Selanjutnya, di Jalan Batas Kota-Cibitung sisi utara Kalimalang sepanjang 1,7 km dengan anggaran sebesar Rp5 miliar.

Keempat, di Jalan Cibitung-Tegalgede sisi utara Kalimalang sepanjang 2,2 km dengan anggaran sebesar Rp5 miliar. Yang terakhir, di Jalan Batas Kota-Pangkalan sepanjang 1,2 km dengan anggaran Rp2,8 miliar.

Pada tahun 2018 lalu, lanjut Iman, pihaknya telah menyelesaikan pembangunan saluran air dan trotoar di empat titik wilayah Kabupaten Bekasi dengan alokasi anggaran sekitar Rp10 miliaran.

Empat lokasi tersebut diantaranya, Jalan Kandanggereng-Tegaldanas sepanjang 1 km, Jalan Tegaldanas-Tegalgede 3,5 km, Jalan Arif Rahman Hakim 1,5 km dan Jalan Lingkar Cikarang Timur sepanjang 2 km.

“Pemkab sesuai dengan visi misi akan melakukan penataan fasilitas infrastruktur untuk keindaan daerah. Dan pembangun pendestrian serta trotoar ini, kami fokuskan sebagai hak pejalan kaki dan penyandang disabilitas,” katanya belum lama ini.

Ia memastikan, jalur pedestrian yang dibangun akan dilengkapi dengan paving block yang diproduksi untuk menunjang aksesibilitas bagi penyandang disabilitas (guiding block tactile).

“Jadi desain kita dari tahun kemarin sudah ramah disabilitas. Guiding Block Tactile berfungsi untuk memandu penyandang disabilitas tunanetra agar tidak salah jalan,” jelasnya.

Menurut dia, yang dimaksud dengan desain trotoar yang ramah disabilitas yaitu adanya jalur khusus untuk penyandang disabilitas yang dipasang sepanjang trotoar.

“Fasilitas ini berperan sebagai jalur penuntun dan petunjuk bagi disabilitas khususnya tunanetra, dengan menggunakan ubin berwarna kuning dengan garis lurus dan bertekstur bulat,” sambung dia. (adv/and)

Tags
Lebihkan

Artikel terkait

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker