Berita Utama

Sejumlah Cabor Seleksi Ulang Atlet

Radarbekasi.id – Perolehan hasil maksimal di Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII 2018, tidak berpengaruh besar pada tiket Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua.

Hal itu terlihat di sejumlah cabang olahraga yang melaksanakan seleksi ulang atlet sebelum masuk pemusatan latihan daerah (Pelatda) PON Jawa Barat. Misalnya pada Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI), Federasi Aero Sport Indonesia (FASI), dan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).

Ketua Umum POBSI Kota Bekasi, Zaiman Makmur Affan mengakui, bahwa hasil Porda tidak akan berpengaruh besar pada tiket PON. Oleh sebab itu, seleksi ketat para atlet dilakukan.

“Memaksimalkan atlet di PON, Pengurus Daerah (Pengda) Pobsi Jawa Barat sepakat untuk menyeleksi atlet untuk PON,” ujar Zaiman, kepada Radar Bekasi, beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Ketua Umum FASI Kabupaten Bekasi David mengakui hasil minim pada Porda XIII 2018. Meskipun demikian, saat ini ada empat sampai lima atlet memperoleh panggilan untuk ikut pada seleksi Pelatda PON Jawa Barat.

“Pengalaman saya sebelumnya, untuk bisa memperoleh panggilan, ya bisa meraih medali emas Porda syarat utamanya. Tapi, di PON sekarang semuanya seleksi ulang,” ujar David.

Sedangkan, Pelatih Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Bekasi, Bayu Hananto Kurniawan menegaskan, sebelum seleksi PON maka atlet harus mengikuti pelatda yang digelar pada Januari 2019 lalu. Menurut dia, ada sejumlah atlet yang masuk dalam seleksi PON.

“Tapi untuk ikut seleksi PON syaratnya ikut Pelatda Januari 2019 lalu. Atlet Bogor Kabupaten dan Kota dikalahkan. Hanya beberapa yang bisa ikut seleksi. Kita bisa lima (atlet) lebih masuk data seleksi PON,” bebernya.

Bayu menambahkan, pada Porda XIII 2018 Jawa Barat banyak kecurangan yang terjadi. Oleh sebab itu, bila peraih emas Porda terjun di PON maka akan membuat malu Jawa Barat. (dan)

Tags
Lebihkan

Artikel terkait

Close
Close