Berita Utama

Bawaslu Bekasi Putuskan Enam Dugaan Pelanggaran Pemilu

Radarbekasi.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bekasi menerima dua laporan dari masyarakat dan empat temuan dugaan pelanggaran selama masa tahapan kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

“Ada dua laporan yang kami terima dari masyarakat, yang pertama mengenai kampanye menggunakan fasilitas negara dan menghalang-halangi kegiatan kampanye. Sementara dari hasil temuan kami di lapangan, adanya pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) di tiga tempat yang dilarang, serta salah satu caleg masih menerima gaji yang berasal dari APBN maupun APBD,”  ujar Koordinator Divisi Penindakan Bawaslu Kabupaten Bekasi, Khoirudin, Senin (11/2).

Dijelaskan Khoirudin, setiap ada laporan dan temuan yang berkaitan dengan pelanggaran Pemilu, akan ditindak lanjuti sesuai Peraturan Bawaslu (Perbawaslu) nomor 7 tahun 2018.

“Untuk pemasangan APK yang melanggar aturan, itu ditemukan oleh teman-teman dari Panwascam, lalu Panwascam memberi rekomendasi ke PPK atau pihak terkait, dan ke Satpol PP untuk melakukan tindakan. Lalu mengenai temuan pelanggaran admistrasi caleg, itu ditangani oleh Bawaslu Povinsi,” kata Khoirudin.

Ia menuturkan, laporan pertama mengenai penggunaan fasilitas pemerintah, hasil pembahasan oleh Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) tidak memenuhi unsur, karena di dalamnya tidak ada unsur kampanye. Lalu laporan yang menghalang-halangi, ini laporan dari salah satu partai politik, tapi tidak memenuhi bukti yang cukup.

“Karena tidak memenuhi alat buktinya, lalu kami memberikan waktu tiga hari setelah laporan untuk mengumpulkan bukti-buti baru untuk ditindak lanjuti. Akan tetapi, setelah kami melakukan investigasi, dan hasilnya tidak ada niatan untuk menghalang-halangi. Artinya tidak memenuhi unsur,” tandas Khoirudin. (pra)

Tags
Lebihkan

Artikel terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 + 12 =

Close