Bisnis

Korban PT Adhy Tour !!

Radarbekasi.id – Tarik Ulur Sidang Mediasi PT Adhi Tour dengan Konsumen Tiga Kali Batal, Penggugat Tidak Datang, Ditunda Pekan Depan

Sesuai jadwal, selasa kemarin merupakan proses mediasi antara PT Adhi Tour dengan konsumen. Namun sayangnya proses mediasi tersebut batal dilaksanakan. Seperti apa?

Sidang mediasi antara PT Adhi Tour dengan konsumen batal dilaksanakan. Pasalnya, penggugat yakni direktur utama PT Adhi Tour tidak datang dalam persidangan yang dilaksanakan di pengadilan negeri Bekasi, Selasa (12/2).

Empat konsumen PT Adhi Tour digugat dengan isi gugatan mereka telah melakukan wanprestasi karena telat memberikan paspor dan belum membayar biaya tambahan lainnya kepada PT Adhi Tour.

Pengacara konsumen PT Adhi Tour, Martin Iskandar menuturkan, ada empat konsumen yang di gugat. Namun mereka mengatakan isi dari gugatan tersebut tidak pernah ada diantaranya adalah perihal biaya tambahan.

“Ada satu jamaah yang dianggap telat memberikan paspor dan belum membayar biaya tambahan lainnya, tidak ada biaya itu pada saat menawarkan paket umroh,” katanya, Selasa (12/2).

Para konsumen terlihat datang sebanyak 10 orang termasuk dengan tergugat, enam diantaranya adalah Koordinator Konsumen PT Adhi Tour tersebut. Mediasi yang dilakukan kemarin tidak menghasilkan keputusan apapun mengingat tidak hadirnya penggugat dalam persidangan.

Sidang mediasi ini sudah yang ketiga kalinya dilaksanakan namun belum terlaksana. Pasalnya salah satu antara penggugat dan tergugat belum hadir. “Dia nya nggak hadir, jadi mediasi mundur lagi tanggal 19. Ini udah ketiga, minggu kemarin dia datang tapi principal kita nggak hadir jadi belum ada,” ungkapnya.

Sementara itu, kuasa hukum Direktur Utama PT Adhi Tour, Yoga Awli Putra mengatakan bahwa penggugat sudah datang ke Pengadilan Negeri Bekasi sejak pukul 10:00 WIB namun saat itu dirinya masih menyelesaikan satu kasus lainnya di Polres Jakarta Pusat sehingga terlambat datang.

Ia menerangkan penggugat tiba-tiba penyakitnya kambuh, karena itu penggugat saat ia hubungi sedang ke dokter untuk mendapatkan perawatan.

“Begitu Saya Datang, penggugat Itu sudah tidak ada. Saya telepon, saya cari informasi ternyata penggugat penyakitnya kambuh, penyakit vertigonya. Terus saya coba ngomong ke hakim mediator, suruh hubungin lagi penggugatnya ternyata setelah saya hubungin lagi, penggugatnya langsung ke dokter,” terangnya.

Sidang akhirnya ditunda sampai dengan tanggal 19 Februari mendatang menunggu seluruh pihak hadir dalam sidang mediasi, menurut Yoga jika penggugat tidak datang pada pekan depan dapat dikuasakan kepadanya. (sur)

Related Articles

Back to top button