Cikarang

Menengok Lokasi Saluran Limbah di Kali CBL

Keluarkan Bau Menyengat dan Air Berwarna

Radarbekasi.id – Melakukan aktivitas disekitar Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL) tentu memberikan pengalaman sendiri. Apalagi, baru-baru ini kali itu disebut darurat limbah. Apa yang diketahui masyarakat sekitar tentang kondisi kali tersebut. Berikut laporannya.

Pemandangan di aliran Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL) cukup berbeda jika diamati dengan seksama, Tepatnya, disekitar Kampung Rawa Lele, Desa Sukajaya.

Kemarin sore, Selasa (12/2), terlihat dua saluran (air) yang mengeluarkan air ke kali tersebut. Warnanya hitam. Pekat. Dipenuhi bau dan disekitarnya pun dipenuhi buih.

Air itu, menurut penuturan warga setempat, merupakan air limbah. “Itu ada dua lubang, dan limbahnya itu beda-beda. Setau saya itu limbah dari pabrik,” kata seorang perempuan yang juga warga setempat, Toto.

Ia menurutkan,Kali CBL sudah lama menjadi lokasi pembuangan limbah. Karena, saluran limbah telah dibangun sejak tahun 1990 silam.

“Saya di sini tahun 1989, pertama saya di sini saluran buat limbah baru dibuat, dan Kali CBL masih digunakan buat nyuci pada saat itu. Tapi tahun 1990 setelah saluran limbah sudah jadi, Kali CBL mulai tercemar,” timpalnya.

Menurut dia, bau limbah akan mulai tercium sekitar Pukul 15.30 WIB setiap harinya. Bau yang dikeluarkan bervariasi. Terkadang aroma kopi, minyak, dan aroma lain yang menurutnya tidak sedap.

“Limbah ini setiap hari keluar. Tapi kalau pagi dan siang tidak terlalu bau, terasa baunya biasanya habis salat asar, sambil magrib. Sampai nyesek kalau lagi bau limbah,” ujarnya.

“Termasuk warnanya juga setiap hari berubah-rubah, kadang merah, hitam, biru, dan terkadang berbusa, kalau ganti warna baunya beda,” sambungnya.

Jika kali sedang kering, kata dia, baunya semakin menyengat. Saluran airnya pun sampai mengeluarkan asap.

“Bau banget kalau lagi ngeluarin asep, terutama kalau air lagi kering. Udah beberapa hari ini kaga bau, mungkin karena air lagi banjir,” tuturnya. (*)

Related Articles

Back to top button