Berita Utama

Duh, Penutup Gorong-Gorong Hilang

Radarbekasi.id – Penutup gorong-gorong yang berada di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Kelurahan Bintara Jaya, hilang dicuri oleh orang tak dikenal. Akibatnya, jalan tersebut hanya bisa dilalui separuhnya oleh pengendara roda dua dan roda empat.

Pantauan Radar Bekasi, lubang gorong-gorong yang berada di tengah jalan itu diberikan pengaman oleh warga dengan meletakan pohon dan kursi yang dikat tali di sekitar lubang gorong-gorong tersebut.

Salah satu warga setempat, Rony (40) mengatakan, hilangnya penutup gorong-gorong terjadi pada Selasa (12/1) dini hari. Tidak diketahui siapa yang mengambil penutup gorong-gorong tersebut.

“Penutup gorong-gorongnya ada dua, cuma yang dicuri hanya satu. Saya dan warga lainnya tidak mengetahui siapa yang mengambil penutup gorong-gorong itu, tahu-tahu saat melihat ke jalan sekitar pukul 05.00 WIB sudah menganga tanpa penutupnya,” katanya kepada Radar Bekasi, Rabu (13/2).

Ia menjelaskan, setelah melihat itu dirinya langsung memberikan penanda dengan meletakan pohon, bangku, dan tali sebagai pengaman. “Untung saat penutup itu hilang tidak ada pengendara yang celaka,” ujarnya.

Dikatakan dia, peristiwa hilangnya penutup gorong-gorong baru pertama kali terjadi. “Awal dibangunnya gorong-gorong dan ditutup dengan penutup besi tidak pernah kejadian seperti ini, herannya tidak ada yang mengetahui pencurian itu saya tanya ke warga lainnya juga tidak mengetahuinya,” ucapnya.

Akibat dari hilangnya penutup tersebut yakni kepadatan lalu lintas saat jam sibuk. Mengingat, jalan tersebut merupakan jalur akses menuju wilayah DKI Jakarta.

“Pengendara jadi tidak leluasa melintasi jalan ini semoga hilangnya penutup gorong-gorong ini bisa ditanggapi oleh pihak terkait,” terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Camat Bekasi Barat, Diani mengatakan, akan melaporkan hilangnya penutup gorong-gorong tersebut kepada Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi agar segera ditindaklanjuti.

“Karena kewenangannya ada pada dinas tersebut, agar segera secepatnya ditutup kembali mengingat jalan selalu ramai dilalui apalagi dekat dengan wilayah DKI Jakarta,” tandasnya. (cr43)

Related Articles

Back to top button