Pendidikan

Aksi Sosial Komunitas Cikarang Galang Dana Untuk Korban Banjir Bandang

Radarbekasi.id – Komunitas Cikarang Peduli gelar aksi penggalangan dana untuk para korban bencana banjir bandang di Sulawesi Selatan (Sulsel). Seperti apa?

Komunitas Cikarang Peduli merupakan gabungan dari 59 komunitas dan 10 media partner, di antaranya adalah Komunitas Peduli Hijrah, One Day One Juz (ODOJ) Kabupaten Bekasi, Cikarang Gamers, Al-Fayyad Berbagi, Asal Jepret Club, Komunitas Tangan Kanan.

Dalam aksi penggalangan dananya, Komunitas Cikarang Peduli melakukan penggalangan secara daring melalui media sosial, mengadakan kegiatan Kajian Charity. Dimana orang yang datang ke kajian tersebut diajak untuk berdonasi dan dengan terjun langsung ke jalan di empat titik, yaitu di persimpangan lampu merah Sentra Grosir Cikarang (SGC), pertigaan lampu merah Cibitung, SPBU Hyundai, dan di Pasar Bersih Cikarang Baru.

“Dana yang terkumpul saat ini baru sekitar Rp12 juta,” kata Rini Setianingsih, penggagas sekaligus koordinator Komunitas Cikarang Peduli, Kamis (14/2), di rumahnya di Jalan Cisangkuy, Kelurahan Simpangan, Cikarang Utara.

Rini mengatakan, dana yang terkumpul akan disalurkan langsung kepada pada korban dalam bentuk barang yang dibutuhkan para korban bencana banjir bandang di Sulsel.

“Dana yang terkumpul nanti akan dibelanjakan untuk kebutuhan para korban, seperti sembako, makanan cepat saji, makanan bayi, selimut, popok bayi, terpal, women care (pembalut, sampo, sabun, celana dalam), dan baby care (minyak telon, minyak kayu putih, bedak bayi, sampo, sabun bayi),” ungkap Rini.

Selain menyalurkan bantuan, Komunitas Cikarang Peduli juga akan membuat kegiatan di lokasi bencana, seperti trauma healing dan pengobatan gratis. “Trauma healing yang kita lakukan seperti mendongeng dan menghafal Alquran. Untuk pengobatan gratis, kita akan menerjunkan beberapa tim medis, seperti dokter, bidan, perawat, dan apoteker,” kata Rini sembari menambahkan, dana yang terkumpul akan disalurkan pada pertengahan Maret nanti.

Ia berharap kegiatan ini dapat memberi manfaat dan kebahagiaan untuk orang lain. “Kita kan hidup [di dunia ini] sementara, bagaimana caranya kita bisa memberi manfaat dan kebahagiaan kepada orang lain. Karena bahagia itu kadang tercipta saat kita bisa membahagiakan orang lain. Semoga bisa tetap istiqomah dan semakin banyak orang yang tergerak hatinya untuk ikut membahagiakan orang lain,” kata Rini. (cr45)

Related Articles

Back to top button