BisnisTelekomunikasi

XL Kukuh sebagai Operator Kedua Terbesar

Radarbekasi.id – PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) menutup 2018 dengan pencapaian kinerja positif, melampaui pencapaian secara rata-rata industri telekomunikasi Indonesia.

XL Axiata mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 0,4 persen lebih tinggi dari pencapaian tahun lalu. Pertumbuhan XL Axiata ini terutama didorong oleh pendapatan dari layanan data yang meningkat 13 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (YoY). Peningkatan ini memperbesar kontribusi pendapatan layanan data pada total pendapatan perusahaan menjadi 80 persen per akhir 2018, meningkat dari 69 persen di tahun sebelumnya.

CEO & Presiden Direktur XL Axiata, Dian Siswarini mengungkapkan, sepanjang 2018 merupakan periode yang berat bagi industri telekomunikasi Indonesia. XL Axiata harus menghadapi penerapan registrasi kartu SIM prabayar dan persaingan harga yang ketat.

“Namun XL Axiata berhasil mengungguli para kompetitor dan memperkuat posisi sebagai operator nomor 2 di Indonesia. Hasil ini tidak terlepas dari konsistensi kami dalam menerapkan strategi menempatkan layanan data sebagai fokus utama pengembangan bisnis,” ungkap Dian.

Dian menambahkan, di semester kedua, monetisasi layanan data yang XL Axiata lakukan menunjukkan hasil yang signifikan di tengah persaingan yang sangat ketat. Karena itu, XL Axiata akan terus melanjutkan monetisasi data lebih lanjut dengan asumsi kondisi industri tetap kondusif untuk melakukannya, guna membangun fondasi bisnis yang lebih berkesinambungan dan kuat untuk tahun 2019.

Selanjutnya, Dian menyebutkan bahwa peningkatan pendapatan dari data yang sangat pesat tersebut tidak hanya lebih tinggi dari perolehan industri, namun juga mampu menutup dampak negatif dari penurunan pendapatan layanan tradisional SMS dan voice.

“Pencapaian ini juga merupakan prestasi tersendiri karena operator lain merasakan dampak yang lebih berat dari penurunan kinerja kedua layanan warisan masa lalu,” pungkasnya. (oke)

Related Articles

Back to top button