Bisnis

Danone-Aqua Luncurkan Kemasan Botol Plastik 100 Persen Hasil Daur Ulang

Radarbekasi.id – Pelopor Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), Danone-Aqua meluncurkan kemasan botol plastik 100 persen hasil daur ulang pertama di Indonesia. Inisiatif ini merupakan kontribusi Perusahaan dalam upaya Pemerintah untuk mengurangi sampah plastik di lautan sampai 70 persen pada 2025.

Direktur PT Tirta Investama (Danone-AQUA) Corine Tap menjelaskan, peluncuran ini merupakan bagian dari implementasi komitmen #BijakBerplastik yang diluncurkan Perusahaan pada pertengahan 2018. Komitmen ini fokus pada tiga pilar untuk menjawab tantangan sampah plastik di Indonesia. Pertama, pengembangan infrastruktur pengumpulan sampah, kedua edukasi konsumen, dan ketiga inovasi produk.

“Dengan gerakan ini, Danone-Aqua juga mempromosikan kolaborasi lintas sektoral untuk inovasi dan bersama-sama mencari solusi untuk menyelesaikan persoalan sampah di Indonesia,” ujar Corine dalam keterangan tertulisnya, Senin (18/2).

Dikatakannya, setiap hari Danone-Aqua melanjutkan misi untuk memberikan hidrasi sehat bagi jutaan masyarakat Indonesia dengan menggunakan berbagai tipe kemasan untuk melindungi dan mempertahankan kualitas produk. Tetapi, tantangan pengelolaan sampah plastik saat ini menjadi masalah bersama. Sebagai merek ikonik Indonesia, Danone-Aqua memiliki tanggung jawab spesial untuk ditempuh dan kesempatan untuk memberikan perubahan secara besar melalui pelibatan jutaan konsumen.

Kemasan botol plastik 100 persen hasil daur ulang pertama di Indonesia.

“Kami akan terus melangkah yang dimulai dari usaha yang lebih berkelanjutan untuk memulihkan lingkungan dari plastik, baik di darat dan di air serta kampanye edukasi daur ulang secara nasional,” ujarnya.

Lebih lanjut, pihaknya juga akan mendesain ulang kemasan produk secara teratur dengan pengelolaan baru kemasan plastik dan akan beralih dari sebuah model linier ke model melingkar, dimana botol yang dibuang menjadi sumber daya berharga untuk digunakan kembali.

“Hal ini mendorong kami untuk secara aktif berinovasi dan meluncurkan produk 100 persen botol plastik daur ulang di Indonesia,” imbuhnya.

Corine berharap inovasi ini dapat menjawab solusi untuk menyeimbangkan kebutuhkan hidrasi sehat dan menjaga lingkungan di Indonesia. Pihaknya memiliki tujuan untuk membuat seluruh kemasan produk dapat didaur ulang pada 2025.

Hal ini dapat diimplementasikan melalui kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan. “Dukungan dan kesadaran pelaku industri dan konsumen Indonesia sangat penting untuk memulai kebiasaan dalam menggunakan produk daur ulang,” jelas Corine.

Corine menambahkan pada saat ini, Aqua 100 persen daur ulang plastik botol hanya didistribusikan di Bali. Masyarakat Bali bisa mendapatkan produk ini di supermarket, hotel, café dan restauran terpilih sejak Februari 2019.

“Produk ini akan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam mengimplementasikan kebiasaan menggunakan produk daur ulang yang akan memberikan dampak posisif untuk menyeimbangkan kebutuhan hidrasi sehat dan pelestarian lingkungan,” pungkasnya.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali, I Dewa Gede Surahardi, dalam acara peluncuran tersebut, berpendapat keterlibatan aktif para pelaku bisnis dalam menjawab tantangan lingkungan, khususnya pengelolaan plastik, sangatlah penting untuk menciptakan ekonomi sirkular dan memberikan nilai tambah pada setiap rantai pasokan.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Danone-Aqua melalui peluncuran kemasan botol plastik 100 persen hasil daur ulang pertama di Indonesia dan membantu misi kami mengurangi sampah khususnya sampah plastik pada tahun 2025,” ujarnya.

Lanjut dia, hal itu sesuai target yang sudah ditetapkan dalam Pergub 95 Tahun 2018 tentang Kebijakan dan Strategi Daerah dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah rumah tangga. Khusus sampah plastik Gubernur Bali telah menerbitkan Peraturan Gubernur No 97 Tahun 2018 Tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai, yang mengatur pelarangan penggunaan kantong plastik, styrofoam dan sedotan plastik. (oke)

Related Articles

Back to top button