CikarangLingkungan

Warga Minta Jembatan

Warga yang berada di Jalan Karang Asih, Desa Karang Satria, meminta kepada pemerintah desa untuk membangun jembatan permanen di lokasi setempat. Karena, keberadaan jembatan diyakini dapat menjadi akses alternatif warga.

Warga setempat, Pitarto (47) mengatakan, selama ini warga sekitar hanya mengandalkan jembatan swadaya yang terbuat dari bamboo. Kondisinya saat ini sudah rusak dan rapuh.

“Warga kalau untuk menyebrang mengandalkan jembatan bambu ini, itupun warga harus hati – hati, liat saja jembatannya dibuat pake bambu, sebelah sana pake kayu, kondisinya juga sudah pada reot dan rapuh,” katanya, Minggu (17/2).

Dikatakan dia, warga terutama ibu-ibu kerap melewati jembatan yang terbuat dari bambu dan kayu tersebut untuk menuju pasar. Begitu juga para pelajar yang hanya memanfaatkan jembatan bambu untuk menuju sekolahnya.

“Kalau kita harus mengandalkan satu jembatan yang permanen itu tidak bisa karena warga dan pelajar harus mengalah dengan pengendara sepeda motor. Terlebih kalau banyak pengendara sepeda motor, kami selalu mengalah lantaran hanya jembatan itu yang bisa dilalui, jadi jelas warga butuh pembangunan jembatan permanen lagi disini,” ucapnya.

Menurut dia, sejumlah warga juga sudah berulang kali meminta kepada pemerintah desa untuk membangun jembatan permanen. Karena, jembatan bambu dan kayu dikhawatirkan membahayakan warga setempat.

“Sudah berapa kali jembatan itu ditambal karena rusak, sudah gitu warga harus swadaya patungan untuk membeli bambu. Mudah – mudahan dengan keluhan warga pemerintah desa merespon,” terangnya.

Terpisah Kepala Desa Karang Satria, Zaenuddin, mengatakan, usulan dari warga telah diusulkan oleh Dinas PUPR Kabupaten Bekasi.

Semoga, kata dia, dalam waktu dekat pembangunan jembatan permanen bisa segera terealisasi guna memudahkan aktivitas masyarakat.

“Kami belum belum tahu kapan ya semoga segera terealisasi oleh dinas terkait apalagi kebutuhannya juga untuk memudahkan akses masyarakat, mudah-mudahan diprioritaskan akan pembangunan jembatan di wilayah itu,” tandasnya.(cr43)

Related Articles

Back to top button