Cikarang

Warga Satriajaya Blokir Jalan Rusak

Puluhan warga Warga Kampung Tambun Kelapa, Desa Satrijaya melakukan aksi protes terkait kerusakan jalan, Minggu (16/2). Mereka melakukan penutupan jalan dan menanam pohon di lubang jalan, Minggu (16/2).

Aksi protes rusaknya jalan tersebut, didominasi mayoritas kaum ibu rumah tangga.

“Ini Udah yang kedua kalinya kita demo tapi pengembang tidak ada tanggapan.  Padahal rusaknya udah parah. Banyak korban,  laki saya mau kerja jatoh dari motor, perusahaan mah enggak mau tau, pokoknya kerja kudu masuk  terus. Kita mau ngadu ke siapa?,” ujar salah satu warga Roswati (39), kemarin.

Pihaknya bakal terus memblokir jalan sampai ada kesepakatan dengan pihak pengembang untuk melakukan perbaikan jalan. “Warga hanya minta jalannya bagus,”tuturnya.

Sementara itu, warga lainnya, Agus Supriadi menuturkan, kondisi jalan tersebut sudah sangat merugikan masyarakat sekitar. Sehingga perlu diperbaiki dengan cepat.

“Kita sudah menyampaikan ke desa  bahwa jalan rusak ini sudah sangat membahayakan, karena banyak masyarakat yang kecelakaan akibat jalan rusak terutama ibu-ibu. Makanya kami menggelar aksi demo, sebelum ada kesepakatan dengan pengembang kita akan terus blokir jalan rusak ini,” tegasnya.

Terpisah, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha menuturkan,  penyelesaian pembangaun jalan di Kampung tersebut menjadi tanggung jawab pengembang.

“Kalau itu jalan di Desa Satriajaya dari Kampung Bendungan sampai Kampung Tambun Kelapa memang rusak, karena ada pengembang mengadakan kegiatan melintasi jalan tersebut. Tapi sudah ada komitmen penembang bertanggungjawab,” ujarnya.

Ia juga berharap supaya pengembang bisa lebih cepat merealisasikan perbaikan jalan tersebut.(and)

Tags
Close