Cikarang

Inisiatif Bangun Taman Bunga Matahari

Radarbekasi.id – Kelompok Budi Daya Bunga Matahari menggandeng mahasiswa Al- Azhar membangun Taman Bunga Matahari sebagai destinasi pariwisata di Kampung Rawakeladi, Desa Sukamurni.

Taman Bunga Matahari yang merupakan milik warga ini dibangun di atas lahan seluas 2200 meter persegi.

Ketua Kelompok Budi Daya Taman Bunga Matahari Bekasi, Sarman Faisal mengatakan, pembangunan Taman Matahari sebagai bentuk kepedulian masyarakat untuk menciptakan destinasi pariwisata.

“Awalnya terjadi diskusi dan kesepakatan sesama kelompok budidaya. Dan Alhamdulillah, saat ini masyarakat bisa menikmatti kebun bunga matahari, saat ini sudah dibuka untuk umum,” ujarnya, Senin (18/2) 

Menurut Sarman, selain ribuan bunga taman matahari lokasi tersebut juga dipenuhi dengan permainan anak, sepeda bebek air, dan tempat tempat swafoto.

“Dengan adanya Taman Bunga Matahari ini, kami berharap bisa lebih membangkitkan sektor kepariwisataan di Kabupaten Bekasi. Tentunya jika wisatanya berkembang hal itu bisa mendongkrak perekonomi masyarakat sekitar. Karena masyarakat bisa berdagang dan menjajahi hasil karya sebagai oleh – oleh,” katanya.

Sementara itu, Kepala Seksie (Kasie) Kelembagaan pada Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, Waryanto mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi inisiatif warga membuat Taman Bunga Matahari Bekasi sebagai tempat wisata.

Pihaknya pun akan memfasilitasi kebutuhan kelompok budi daya kebun bunga matahari mulai dari pembinaan dan yang lainnya.

“Kami Dinas Pariwisata sangat bangga ada masyarakat dan mahasiswa membuat tempat wisata seperti ini. Insya Allah nanti kami akan fasilitasi kebutuhannya,” kata dia.

Sambung Waryanto, untuk membuat kampung menjadi sebuah kampung wisata perlu sinergi semua pihak. Mulai dari masyarakat, pemerintah desa dan kelompok sadar wisata (Pokdarwis).

Artinya masyarakat juga harus baik kepada semua pengunjung. Minimal, dengan melakukan 3S (Senyum, Sapa dan Salam). Sehingga, para pengunjung betah karena masyarakat lokalnya pun ramah.

“Kalau kita mau buat kampung wisata ya harus sinergi dengan masyarakat dan lingkungan dan jangan lupa 3S karena tamu adalah raja harus diperlakukan dengan baik,” tutupnya.(and)

Related Articles

Back to top button