Olahraga

Dua Atlet Pelatnas Ikut Seleksi Pelatda

Radarbekasi.id – Dua atlet cabang olahraga dayung jebolan Pelatnas asal Kota dan Kabupaten Bekasi mengikuti seleksi Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) PON XX 2019. Keduanya yakni Nur Meni dan Santi Susanti.

Berdasarkan data yang dihimpun, 159 atlet terdata sebagai peserta Pelatda PON XX 2019. Dari jumlah tersebut, 19 sampai 20 atlet merupakan jebolan Pelatnas.

Ketua Umum Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (Podsi) Kabupaten Bekasi, Beni Saputra mengungkapkan hanya ada satu atlet Pelatnas dari 14 atlet andalan yang akan terjun seleksi pertama di venue Situ Cilenca, Kabupaten Bandung pada Februari 2019.

“Anna, Ratih, Rudy, Riko, Irfan, Sugihartono, Suparto, Silvia, Febria Arifa, Siti Gunarsih, Bebbyi, dan Yasmin, itu atlet kita yang akan diterjunkan. Atlet Pelatnas hanya Santi Susanti saja,” jelasnya kepada Radar Bekasi, Selasa (19/2).

Ia memprediksi, tim yang nanti terjun di PON XX 2020 akan didominasi oleh atlet Pelatnas. Apalagi dalam seleksi Pelatda, Bandung menjadi wilayah terbanyak yang menerjunkan atlet Pelatnas.

Kendati demikian, pihaknya optimis bisa bersaing meskipun hanya menerjunkan satu atlet Pelatnas. “Tapi, sejauh ini kita optimis bisa bersaing. Karena atlet yang diterjunkan juga sudah memenuhi kualifikasi. Tinggal bagaimana keberuntungan dan kekuatan di seleksi tahap awal nanti,” tukasnya.

Sementara itu, Bendahara Podsi Kota Bekasi, Heri Mulyono menuturkan, Nur Meni menjadi atlet satu-satunya jebolan Pelatnas yang mengikuti seleksi Pelatda. Sementara atlet lainnya yakni Widya Rini, Ratih, Nurhaerani, Ujang Tajudin, Rahmat, Rahmadan, Krisna, Siwa krisna, M. Ramdani, Asep Wahyu, Juba, Aci, dan Adriyan.

Menurut dia, atlet Pelatnas dari Bandung mendominasi seleksi Pelatda. Kondisi ini diharapkan menjadi pemacu semangat atlet binaanya untuk bersaing dengan atlet lain.

“Dengan banyak atlet Pelatnas di seleksi Pelatda nanti menjadi pemacu sekaligus motivasi bagi yang lain, khususnya Nur Meni. Dan enggak bisa lagi untuk berleha-leha atau bermalas-malasan dalam hal ini. Karena nantinya akan ada promosi degradasi dalam Pelatda PON,” ujarnya. (dan)

Related Articles

Back to top button