Berita Utama

Pemkab Janji Libatkan Pedagang

Radarbekasi.id – Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi bakal melibatkan para pedagang Pasar Baru Cikarang dalam pembahasan proses revitalisasi. Namun demikian, ada Batasan tertentu dalam pelibatan tersebut.

“Ya kami tentu akan melibatkan para pedagang. Hal ini merupakan penindaklanjutan adanya Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) Ombudsman,” kata Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi, Abdur rofiq, Selasa (19/2).

Kata Rofiq, pihaknya melibatkan para pedagang ketika melakukan validasi data para pedagang dan ketika menentukan harga sewa.

“Jadi saat ini kami tindaklanjuti dua rekomendasi dari empat rekomendasi Ombudsman. Diantaranya melakukan proses lelang, dan sudah dibentuk tim lelang. Yang kedua yakni mendata para pedagang,” tuturnya.

Saat ditanyakan terkait adanya rekomendasi Ombudsman tidak kompetennya kepala Dinas Perdagangan dalam pengelolaan pasar tradisional, Rofiq enggan untuk menanggapinya.

“Menurut saya hal ini konstektual saja, dan aturannya. Jadi jangan tanyakan terkait rekomendasi Ombudsman, karena dalam hal ini Ombudsman sudah mengeluarkan empat rekomendasi, dan kami saat ini dalam proses menindaklanjuti,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Sunandar mengaku belum mempelajari surat tembusan dari Ombudsman Jakarta Raya.

Namun, pihaknya sudah menyampaikan kepada Inspektorat untuk menindaklanjuti terkait lelang ulang untuk pengelolaan Pasar Baru Cikarang.

“Kan sebenarnya dalam hal ini bolanya ada di eksekutif, di mana panglima sekda (sekretaris dearah) harus menindakanjuti secepatnya, pada prinsipnya kami di DPRD mendukung untuk percepatan perbaikan Pasar Baru Cikarang,” ujarnya.

Selain itu, Sunandar menyampaikan dinas terkait untuk lebih fokus dalam penataan pasar tradisional.

“Kami harapkan dalam penataan atau revitalisasi pasar tersebut untuk memfokuskan untuk pasar tradisional terlebih dahulu. Karena sebelumnya kan yang menjadi gejolak adanya rencana untuk apartement, sehingga fokus ini untuk pasar tradisional bisa cepat selesai,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, pedagang yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pedagang Pasar baru (FKP2B) tidak ingin kecolongan untuk kedua kalinya terkait harga sewa dalam rencana revitalisasi Pasar Baru Cikarang.

Mereka meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melibatkan para pedagang saat melakukan proses lelang dan penentuan harga sewa. (and)

Related Articles

Back to top button