Berita Utama

Puluhan Makam Terendam Banjir Rob

Radarbekasi.id – Puluhan makam yang berada di Kampung Mandala Jaya, Desa Segara Jaya kerap terendam air banjir rob. Makam yang berada di wilayah pesisir tersebut bertahun-tahun tergenang air rob.

Pantauan Radar Bekasi, ada sekitar puluhan makam di tempat tersebut terendam air rob dengan ketinggian lima hingga sepuluh sentimeter. Makam yang terendam tersebut berada di sisi jalan yang bersampingan dengan hutan bakau di wilayah pesisir tersebut.

Warga setempat, Nyusri (43) mengatakan, kondisi makam yang kerap terendam air rob tersebut telah terjadi bertahun-tahun. Namun, tidak ada penanganan dan perhatian dari pemerintah daerah setempat.

“Warga di sini kalau ada yang meninggal ya makaminnya di sini, tidak ada lagi (tempat lain). Kalau pun harus keluar, sangat jauh jarak tempuhnya. Ini genangan air yang terlihat hanya sisa-sisa saja sudah mulai surut. Coba dilihatnya seminggu yang lalu, makam itu hampir tidak terlihat karena memang posisinya tepat di samping pesisir pantai,” katanya kepada Radar Bekasi, Selasa (19/2).

Ia menyatakan, untuk menghilangkan air pasang laut atau rob tersebut, warga setempat hanya menguras air yang menutup puluhan makam.

“Warga pun tidak bisa berbuat banyak untuk bisa mempertahankan kondisi makam yang selalu terendam air pasang. Solusinya warga hanya melakukan pengurasan saja dengan cara manual. Andaikan kami punya pompa mesin sedot mungkin sekiranya makam sudah tertutup air pasang segera cepat dilakukan pengurasan,” ucapnya.

Menurut dia, selain air pasang laut atau rob yang kerap merendam makam, hujan yang sering mengguyur wilayah setempat juga memperlambat surutnya air di area pemakaman tersebut.

“Air rob belum surut terus hujan di sini malah memperparah sehingga makam tidak terlihat. Dengan kondisi itu, apabila ada sanak keluarga yang ingin berziarah sulit karena masih adanya air. Mau tidak mau kalau yang saya lihat dari keluarga tersebut melepas sepatu ataupun sendal yang dikenakannya,” terangnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Segara Jaya, Marjaya mengatakan, penanganan terhadap puluhan makam yang kerap terendam di wilayah tersebut sulit dilakukan. Pasalnya makam-makam tersebut tepat berada di pesisir pantai.

“Untuk penanganannya sendiri nanti akan dilakukan penyedotan menggunakan mesin penyedot. Dalam hal ini, pihak desa akan memberikan alat tersebut agar saat makam itu terendam warga setempat bisa melakukan penyedotannya sendiri,” tandasnya. (cr43)

Related Articles

Back to top button