CikarangLingkungan

Warga Terganggu Tanah yang Tercecer

Radarbekasi.id – Warga yang berada di Jalan Kampung Tambun Magih, Desa Buni Bakti mengeluhkan  tanah yang tercecer di wilayah setempat. Hal itu juga dikeluhkan pengguna jalan.

Salah satu warga, Abdilah (45) mengatakan, hampir setiap hari teras rumahnya berdebu akibat tercecernya tanah itu.

Menurut dia, kondisi jalan tersebut menjadi demikian lantaran adanya aktivitas lalu lalang kendaraan bertonase berat yang membawa material tanah di sekitar pembangunan perumahan di wilayah setempat.

“Jadi banyak tanah tercecer di jalan ini mengingat wilayah setempat adanya pembangunan perumahan dan proyek Tol Cibitung-Cilincing,” katanya kepada Radar Bekasi, Selasa (20/2).

Menurut dia, warga setempat kerap membersihkan dan mengangkat material tanah yang menempel di jalan tersebut. Namun masih meninggalkan bekas tidak sepenuhnya hilang.

“Kami siram juga jalannya, cuma kalau kondisi cuaca lagi cerah, pastinya kan kering sehingga tanah yang kering menimbulkan debu,” terangnya.

Ia berharap agar pemerintah desa atau pemerintah daerah dapat menangani kondisi tersebut. “Serta membersihkan material tanah yang tercecer ke jalan apalagi sekarang musim hujan jalan pasti licin, diharapkan pemerintah desa juga merespons keluhan warga ini,” ucapnya.

Terpisah, Kepala Desa Buni Bakti, Sidi Sumardi mengatakan, perihal material tanah yang kerap tercecer di jalan tersebut sudah dikoordinasikan langsung kepada pihak yang sedang melakukan pembangunan perumahan dan pihak proyek Tol Cibitung-Cilincing.

“Jadi, apabila melihatnya, petugas-petugas yang ada di sana diminta langsung mengangkat dan membersihkan agar dampaknya tidak menganggu warga sekitar termasuk pengguna jalan yang melintas,” tutupnya. (cr43)

Related Articles

Back to top button