Berita Utama

Area Hutan Mangrove Jadi TPS Liar

Radarbekasi.id – Kondisi di area hutan mangrove yang berada di Kampung Mandalajaya, Desa Segara Jaya begitu memprihatinkan. Karena, lokasi tersebut dijadikan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar oleh warga.

Sampah rumah tangga yang didominasi kantong plastik styrofoam itu menumpuk di area hutan mangrove dan mencemari air pesisir pantai tersebut. Bau menyengat pun kerap tercium. Selain itu, kerumunan belatung juga terlihat di wilayah setempat.

Warga setempat, Matup (50) mengatakan, warga terpaksa menjadikan area tersebut sebagai TPS sementara. Karena, di sekitar wilayah itu tidak tersedia TPS sementara yang representatif.

“Kami mau buang di mana sampah-sampah itu?. Untuk tempat pembuangan sampah sementara saja tidak ada di sini. Warga hanya bisa membuang ke tempat itu. Tidak ada jalan lain, meskipun kondisinya membuat lingkungan sendiri kotor. Tetapi apa boleh buat, warga kampung nelayan ini butuh perhatian baik itu dari pemerintah desa dan pemerintah daerah,” katanya kepada Radar Bekasi, Rabu (19/2).

Dikatakan dia, tumpukan sampah itu baru akan dibersihkan apabila ada kunjungan ataupun kegiatan dari komunitas lingkungan yang akan melakukan penanaman pohon mangrove.

“Selain itu, untuk mengurangi sampah yang ada di area pohon mangrove ini warga mengambilnya lalu dibakar setiap malam dan menjelang pagi,” ucapnya.

Menurut dia, ketersediaan tempat pembuangan sampah sementara di wilayah pesisir pantai tersebut sangat diperlukan. Supaya, kebiasaan membuang sampah di area mangrove bisa hilang.

“Kalau ada tempat penampungan sampah sementara di sini mungkin kondisi hutan mangrove tidak banyak sampah seperti yang dilihat ya. Semoga keluhan warga selama ini yang telah disampaikan ke pemerintah desa akan adanya tempat pembuangan sampah sementara bisa terwujud,” harapnya.

Terpisah, Kepala Desa Segara Jaya, Marjaya mengatakan, pada tahun ini pihaknya akan segera membangun TPS sementara di wilayah setempat.  Supaya, lingkungan di pesisir pantai dan area hutan mangrove tersebut tidak kembali tercemar sampah rumah tangga.

“Insya Allah, tahun ini kami akan membangun tempat pembuangan sampah sementara di wilayah pesisir pantai itu. Agar sampah warga di sana ditampung di tempat itu nantinya. Jadi, tidak ada lagi warga yang membuang sampah ke area hutan mangrove tersebut,” tandasnya. (cr43)

Related Articles

Back to top button