Lingkungan

Jembatan Penghubung Antar Kecamatan Rusak

Radarbekasi.id – Jembatan yang menjadi penghubung antar kecamatan di Jalan Kampung Keramat, Desa Samudra Jaya, Kecamatan Tarumajaya mengalami kerusakan. Lubang di jembatan itu menembus hingga pengendara dapat melihat rangka besi jembatan dengan mata telanjang.

Warga setempat memberikan penanda di lubang tersebut. Supaya warga tidak melintasinya. Karena, dikhawatirkan meluas dan menyebabkan amblasnya jalan jembatan itu.

Warga setempat, Abdul Gani (44) mengatakan, kerusakan jalan yang menjadi penghubung antara Desa Buni Bakti, Babelan dan Desa Samudra Jaya, Tarumajaya itu disebabkan karena kendaraan berat kerap melintas di wilayah setempat.

“Semenjak adanya pembangunan Tol Cibitung-Cilincing jalan jembatan itu rusak. Jadi setiap hari ada saja kendaraan berat yang melintas tidak siang, tidak malam. Mungkin faktor itu yang menjadi penyebab jalan jembatan cepat rusak. Apalagi wilayah sekitar banyak juga pembangunan perumahan, jadi lalu lalang kendaraan bertonase berat setiap hari selalu ada,” katanya kepada Radar Bekasi, Rabu (20/2).

Dikatakan dia, jika kondisi tersebut tidak segera diatasi maka jalur penghubung masyarakat dari Kecamatan Taruma Jaya ke Kecamatan Babelan akan terputus.

“Sudah jelas terlihat di bagian sisi jalan, jembatannya sudah mulai berlubang sampai kelihatan bawah jembatannya dan rangkaian besi-besinya. Jadi penting sekali untuk diperhatikan secepatnya dinas teknis segera mengambil langkah atas kerusakan jalan jembatan itu,” ucapnya.

Menurut dia, kerusakan jalan jembatan tersebut juga sudah disampaikan kepada pemerintah desa setempat.

“Warga sudah sampaikan kerusakan jalan jembatan itu ke kepala desa agar dapat segera ditangani guna mencegah meluasnya kerusakan saya harapkan warganya bertindak cepat, pemerintah desanya pun harus bertindak cepat akan hal ini,” desaknya.

Sementara itu, Kepala Desa Samudra Jaya, Ibnu Hajar mengatakan, akan menindaklanjuti dan melaporkannya kerusakan jalan jembatan tersebut. Pihaknya akan melaporkannya ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi.

“Semoga segera ditangani oleh dinas tersebut supaya kerusakannya juga tidak meluas,” tandasnya. (cr43)

Tags
Lebihkan

Artikel terkait

Close
Close