Teknologi

Pengguna OSS Masih Sedikit

Radarbekasi.id – Masyarakat Kota Bekasi saat ini belum banyak memanfaatkan sistem Online Single Submission (OSS) sebagai layanan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik yang telah di
aplikasikan oleh pemerintah pusat pada bulan Juli tahun lalu.

Berdasarkan data yang ada, sekitar 100 hingga 200 pemohon setiap bulan sejak digunakan pada Desember akhir tahun lalu. Sejak diaplikasikan pada bulan Juli tahun lalu, sinkronisasi data melalui sistem manajemen integrasi dan pertukaran data (Simantra) selesai dilaksanakan dan baru menerima update password pada pertengahan Desember tahun lalu.

Plh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Satu Pintu Kota Bekasi, Herbert Suyanto Panjaitan mengatakan saat ini pemerintah Kota Bekasi sudah melaksanakan proses perizinan menggunakan OSS tersebut.

“Kalau dibilang banyak sih belum kali ya, kalau program OSS itu kan program pemerintah pusat dan diwajibkan pemerintah daerah melaksanakan. Pemerintah kota bekasi sudah melaksanakan itu sambil
proses pemantapan dan pematangan,” katanya saat dijumpai di kantornya, Rabu (20/2).

Pada sistem OSS ini, izin diterbitkan oleh pemerintah pusat yakni Nomor Induk Berusaha (NIB), izin yang diberikan langsung oleh pemerintah pusat dalam bentuk NIB ini akan berlaku efektif setelah pemohon memenuhi komitmen dalam bentuk legalitas dari pemerintah daerah.

Pemerintah daerah memiliki fungsi pengendalian dan pengawasan terhadap izin usaha yang telah diajukan ketika pemohon harus memenuhi komitmen untuk melengkapi persyaratan dalam mengajukan perizinan.

“Nah disitulah difungsikan pemerintah daerah tingkat dua, itu diterbitkan izinnya itu berlaku efektif baru setelah pemerintah daerah mengeluarkan kewajiban apa saja yang akan dipenuhi. Baik itu tata
ruang, lingkungan dan sebagainya,” terangnya.

Herbert menjelaskan, alur yang ditempuh dalam mengajukan perizinan melalui OSS ini yaitu, pemohon langsung menginput data berkenaan dengan izin yang akan diajukan dan otomatis masuk ke pemerintah pusat.

Setelah masuk ke pemerintah pusat, pemohon mendapatkan NIB dan langsung melaporkan kepada DPTMPTSP bahwa pengajuan izin sudah mendapatkan persetujuan dari pemerintah pusat kemudian akan ditindak lanjuti dengan persyaratan apa saja yang harus dilengkapi.

Saat ini masyarakat sudah dapat megajukan 38 jenis izin melalui aplikasi OSS. “Notifikasi (yang diterima dari pusat) itu dalam bentuk NIB ya, nomor induk berusaha. Nomor induk berusaha itu di pusat sudah terdaftar itu usaha itu,” imbuhnya. (sur)

Tags
Lebihkan

Artikel terkait

Close
Close