Kesehatan

Puskesmas Kaliabang Terima Sanksi

Radarbekasi.id – Dinas kesehatan memberikan sanksi kepada Puskesmas Kelurahan Kaliabang Tengah, karena dianggap teledor menerima pasien ibu hamil. Akibatnya, pasien tersebut melahirkan di dalam kamar kecil puskesmas tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Tanti Rohilawati menegaskan, sanksi yang diberikan kepada Puskesmas Kaliabang Tengah hanya teguran. Pasalnya, ibu dan bayi dalam kondisi selamat, “Ya sanksinya hanya teguran saja,” tegasnya.

Meskipun hanya teguran, namun Tanti meminta kejadian tersebut harus menjadi pelajaran dan tak terulang kembali. Pasalnya, peristiwa tersebut menyangkut nyawa manusia.

“Walaupun begitu, sesuai amanat PP No 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS, Dinas Kesehatan melakukan proses majelis kode etik untuk menangani dugaan pelanggaran kode etik.” Kata Tanti, kemarin Rabu (20/2).

Saat ini, Dinas kesehatan Kota Bekasi sedang melakukan proses majelis kode etik, “Kita Dinkes Kota Bekasi sedang melakukan proses majelis kode etik dalam hal kelalaian pelayanan pihak puskesmas Kaliabang Tengah sampai ada warga yang melahirkan di toilet,” tandasnya.

Sekedar diketahui, seorang ibu melahirkan di toilet Puskesmas itu pada Minggu tanggal 17 Februari sekitar pukul 16.50 WIB. Pasien (WH) dan suami (MN) yang beralamat di Kelurahan Kaliabang Tengah RT 05 RW 01 datang karena pasien mulai merasakan mulas.

Sampai di Puskesmas Kaliabang Tengah, pasien memanggil bidan jaga, tapi bidan jaga tidak menyaut. Begitu juga Office Boy Puskesmas yang biasa berjaga diluar sedang pergi bersama anaknya. Pasien kemudian terasa ingin buang air, lalu ke kamar mandi puskesmas yang letaknya diluar gedung Puskesmas. Namun, kelahiran bayi tidak bisa ditahan lagi sehingga bayi yang di kandungnya keluar.

Karena panik, keluarga memanggil bidan yang rumahnya dekat dengan puskesmas, lalu dilakukan pemotongan tali pusar. Bayi sempat dibawa ke rumah bidan tersebut, tapi dibawa kembali ke puskesmas karena bidan jaga keluar dari puskesmas. Setelah kejadian itu barulah pihak puskesmas memasang bel khusus untuk pasien yang hendak melahirkan. (Pay)

Tags
Lebihkan

Artikel terkait

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker