Cikarang

Alokasikan Rp200 M untuk Jaling

Radarbekasi.id – Pemerintah Kabupaten Bekasi mengalokasikan anggaran sebesar Rp200 miliar untuk pembangunan jalan lingkungan (Jaling) atau jalan penghubung desa.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bekasi, Iwan Ridwan mengatakan, pihaknya belum menentukan lokasi pembangunan jaling atau jalan penghubung desa dengan anggaran tersebut.

Karena, perlu dilakukan survei. Hal itu untuk menghindari terjadi anggaran ganda dalam pembangunan jalan.

“Karena kalau tidak hati-hati dalam pelaksanaannya nanti bisa terjadi ganda anggaran. Sebab tahun lalu saja dari Rp174 miliar untuk 1.200 titik lokasi, ada sekitar Rp11 miliar yang kami tidak serap. Karena ada beberapa titik yang sudah dikerjakan melalui alokasi dana desa (ADD),” katanya, Kamis (21/2).

Ridwan menuturkan, dalam pembangunan jaling, lebar jalan tidak boleh lebih dari tiga meter. Namun untuk masalah panjang tidak ada ketentuan.

“Jadi pembangunan jalan yang kami kerjakan itu mengacu pada aturan. Oleh sebab itu perlu hati–hati,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Ridwan mengklaim belum ditentukannya lokasi pembangunan sebagai salah satu upaya untuk menghidari terjadinya ganda anggaran.

“Survei dan pengecekan lokasi kami juga libatkan para aparatur desa. Karena, yang lebih mengetahui lokasi yang ada di wilayah desa adalah para aparatur desa,” ucapnya.

Terpisah, Kepala Desa Tambun, Jaut Sarja Winata menuturkan, anggaran ganda pada pembangunan bisa saja terjadi. Namun demikian, pada pelaksanannya tidak demikian.

Karena, apabila terjadi hal tersebut, yang akan membangun tergantung siapa yang lebih cepat pelaksanaannya.

“Jadi kalau ada ganda anggaran pasti kami komunikasi dengan dinas terkait. Dan perlu diketahui juga kegiatan tersebut dari APBD atau APBN. Kalau memang kami di desa menganggarkan titik yang sama, tinggal dilihat saja

Related Articles

Back to top button