Berita Utama

Bunuh Diri, Embon Tinggalkan Surat Wasiat

Radarbekasi.id – Seorang warga Kampung Bulu RT 03/03, Desa Setiamekar, Embon Hamsyah (57), ditemukan tewas di Jalan Inspeksi Kalimalang, Kampung Pekopen RT 004/05, Desa Tambun. Kamis (21/2) pagi.

Pria yang diketahui bekerja sebagai tukang ojek itu ditemukan tewas dengan luka sayatan di bagian leher. Setelah sebelumnya, ia terlibat dalam kecelakaan karena menabrak truk.

Salah satu saksi, Bayu Anggara menceritakan, mulanya ia melihat Embon mengendarai sepeda motor jenis Honda Vario bernomor polisi B 6240 FNP. Kala itu, Embon berkendara dari arah Kota Bekasi menuju Cibitung.

Bayu yang saat itu keluar dari pom bensin di dekat lokasi kejadian, melihat korban menyalip kendaraan roda empat di depannya melalui jalur sebelah kanan. Namun dari arah berlawanan ada mobil truk bernomor polisi B 9847 JN.

Brak !!!, kendaraan yang dikemudikan Embon adu banteng dengan truk tersebut.

Melihat hal itu, Bayu bersama kenek mobil truk yang bertabrakan dengan kendaraan korban langsung berupaya menolong dan mengamankan kendaraan korban.

Sementara, pengendara truk langsung memasukkan mobil ke dalam pom bensin yang tidak jauh dari lokasi.

Setelah itu, Bayu melihat korban berjalan. Ia menghampirinya untuk menyarankan agar beristirahat. Tetapi korban membuka helm dan langsung membantingnya ke jalan.

Pada waktu yang sama, pengendara sepeda motor yang saat terjadi tabrakan berada di belakang mobil truk meminta ganti rugi ke pengemudi truk. Sempat terjadi adu mulut.

Bayu akhirnya meninggalkan Embon dan menghampiri kedua orang tersebut untuk melerainya.

Tidak Lama kemudian, Bayu dipanggil oleh seseorang yang berada di lokasi Embon. Saat dia mendatanginya, korban sudah tergeletak dengan luka di bagian leher. Tapi, saat itu ia tidak mau menghampirinya lebih dekat karena takut.

Teman Bayu yang baru sampai di lokasi langsung menghampiri korban. Ternyata, di tangan korban terdapat pecahan botol.

“Habis kejadian tabrakan, saya melihat korban seperti orang linglung, helmnya saja dibanting sendiri. Kalau kejadian dia tergelatak, dan tewas saya tidak melihatnya,” katanya, Kamis (21/2).

Terpisah, Kapolsek Tambun Selatan, Kompol Rahmad Sujatmiko memastikan, korban bunuh diri setelah menabrak mobil. Karena, ada saksi yang melihat saat korban mencari botol di tempat sampah.

Menurut dia, korban sempat berusaha menusuk bagian perut. Tapi, tidak berdarah. Sehingga, korban menusuk kembali di bagian leher sebanyak dua kali.

“Korban ini dipastikan bunuh diri, karena ada saksi yang melihat, dan di tangan korban juga saat meninggal masih memegang pecahan botol,” ucapnya saat ditemui di Polsek Tambun.

Selain itu, pihak kepolisian juga menemukan selembar kertas yang disimpan di dompet korban. Kertas tersebut berisi tulisan tangan yang diduga surat wasiat. Hal itu diperkuat setelah polisi melihat isi surat itu.

“Saya tidak bisa membahagiakan anak dan istri. Saya banyak hutang. Saya sudah dinasehatin teman-teman tapi tidak masuk dipikiran,” demikian isi surat tersebut. (pra) 

Related Articles

Back to top button