Berita Utama

Jalan Pulo Putar Butuh Perbaikan

Radarbekasi.id – Pengendara yang melintas di Jalan Pulo Putar, Desa Srimahi, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, harus ekstra hati-hati. Pasalnya, jalan yang telah lama rusak bertahun-tahun tersebut semakin mengkhawatirkan.

Pantauan Radar Bekasi, sejumlah pengendara sepeda motor harus melintas di badan jalan tersebut dan enggan melintas pada bagian tengah. Karena, bagian tengah mengalami keretakan jalan yang cukup parah.

Salah satu pengendara, Hanif (37) mengatakan, jalan penghubung antar kecamatan tersebut kondisinya semakin parah sepanjang jalan dari Desa Srimahi hingga Desa Muktiwari.

“Kerusakan sudah parah. Kalau lagi berkendara itu suka terpental. Sehingga harus ekstra hati-hati. Jalan retak-retak dan tanahnya juga sedikit amblas tidak rata lagi. Saya akui jalan sudah tidak nyaman dilintasi jadi sangat perlu dilakukan perbaikan jalan,” katanya, Kamis (21/2).

Dikatakan dia, jalan tersebut juga merupakan jalan akses pertanian mengingat warga setempat mayoritas sebagai petani yang kerap membawa hasil pertaniannya.

“Warga setempat rata-rata kan petani dengan infrastruktur jalan yang rusak pastinya sangat menyulitkan untuk membawa, serta menjual hasil pertaniannya. Karena yang dibawa kan bebannya berat dengan rusaknya jalan ini sulit dilalui,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan pengendara sepeda motor, Yudhi (30). Ia mengeluh dengan keadaan jalan tersebut. Karena sampai sekarang Pemerintah Kabupaten Bekasi belum juga memperbaiki akses jalan utama masyarakat baik dari Kecamatan Tambun Utara, Kecamatan Cibitung, dan Kecamatan Tambun Selatan.

“Jalan sudah memprihatinkan dan mengkhawatirkan sampai sekarang belum ada perbaikan juga sudah bertahun-tahun loh, saya berharap jalan segera ada perbaikan oleh pemerintah sebab kalau seperti ini saja kondisinya makin-makin akan meluas kerusakannya,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Desa Srimahi, Sudarto mengatakan, jalan yang menjadi akses utama masyarakat tersebut akan diprioritaskan oleh pemerintah daerah setempat untuk diperbaiki.

“Saya belum tahu kapan tapi jalan itu sudah diprioritaskan karena memang kerusakan sudah parah, bahkan saya sendiri apabila melintas jalan itu harus hati-hati selain jalannya rusak juga tidak memiliki pembatas sisi jalan, insya Allah terealisasi perbaikannya,” tandasnya. (cr43)

Related Articles

Back to top button