CikarangLingkungan

Kelurahan Arenjaya Helat PSN

Radarbekasi.id – Pemerintah Kelurahan Arenjaya mengajak warga melakukan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Kegiatan tersebut disambut positif dan antusias oleh warga untuk mematikan jentik nyamuk dan menghentikan perkembangbiakannya.

Pegawai dari Pemerintah Kelurahan Arenjaya mengedukasi bagaimana cara memberantas sarang nyamuk serta menghentikan perkembangbiakannya dengan mengajak warga bersama-sama membersihkan saluran air serta mengubur barang bekas yang ada di tiap-tiap rumah dan lingkungan pemukiman setempat.

Lurah Aren Jaya, Ani Sri Kusdiansi mengatakan, gerakan serentak (Gertak) PSN akan secara dilakukan secara rutin di 22 RW yang ada di kelurahan tersebut. Hal itu dilakukan untuk memberantas sarang nyamuk serta menghentikan perkembangbiakannya dengan mengedukasi warga melakukan 3M.

“Pada kegiatan ini kami tidak bosan-bosan untuk mengajak warga untuk melakukan gerakan 3M seperti menutup, menguras, dan mengubur. Karena dengan hal tersebut merupakan tindakan pencegahan penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD). Untuk minggu ini kami lakukan dan sosialisasikan sebanyak lima RW dan setiap minggunya akan seperti ini akan terus berjalan,” katanya kepada Radar Bekasi, Minggu (24/2).

Dikatakan dia, Gertak PSN menjadi gerakan yang gencar disosialisasikan mengingat sejauh ini masyarakat selalu menggunakan pengasapan (fogging) untuk memberantas penyakit DBD.

“Gerakan 3M di warga sekarang ini sudah terlupakan karena tahunya kalau ada warga yang terkena demam berdarah dengue (DBD) selalu dilakukan dengan pengasapan atau fogging. Lantaran mereka percaya bahwa dengan pengasapan tersebut dapat menghentikan pertumbuhan nyamuk aedes aegepty. Padahal fogging dilakukan hanya untuk membunuh nyamuk dewasa. Sedangkan yang perlu diantisipasi adalah jentik nyamuk yaitu dengan gerakan 3M sebagai langkah PSN,”ucapnya.

Menurut dia, pengasapan atau fogging tidak efektif mencegah DBD. Justru fogging yang dilakukan secara berlebihan akan membuat nyamuk tersebut kebal.

“Pengasapan atau fogging itu tidak efektif, hal ini yang kami hindarkan makanya kami ajak warga untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk dengan gerakan itu. Saya meminta agar masyarakat terus rutin mengaktifkan kegiatan 3M, terlebih pada musim penghujan seperti sekarang jangan sampai ada barang sampah yang bisa menampung air sehingga menjadi perkembangbiakan nyamuk kalau menemukan sebaiknya langsung dibersihkan lalu dikubur,” terangnya.

Sementara itu, kata dia, di wilayah Kelurahan Arenjaya sampai saat ini ada tujuh kasus warga yang terjangkit DBD.

“Alhamdulilah tiga orang sudah sehat, untuk itu saya tidak bosan-bosan meminta warga juga lebih peduli melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk dengan melakukan tindakan 3M diharapkan warga juga tidak bosan dengan tindakan tersebut,” tuturnya. (cr43)

Related Articles

Back to top button