Berita Utama

3 Pondok Gede vs Bekasi Selatan 2

Berakhir dengan Adu Pinalti

Radarbekasi.id – Tim kecamatan Bekasi Selatan harus menelan kekalahan dari tim Pondok Gede dengan skor 3-2 dalam adu pinalti di laga final turnamen sepak bola U-17 antar kecamatan se-Kota Bekasi. Pertandingan yang memperebutkan Piala Wali Kota Bekasi tersebut berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Senin (25/2).

“Final turnamen antar kecamatan yang digelar dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bekasi ke-22 ini mempertemukan dua tim terbaik dari 12 tim kecamatan di Kota Patriot”.

Babak demi babak, tim kecamatan Pondok Gede dan Bekasi Selatan saling serang di lapangan stadion. Meski keduanya terbilang tim kuat, namun di tiap berakhirnya babak pertama dan kedua sama-sama anti klimaks.

Setelah bermain ketat selama 120 menit dengan baik, tak satupun dari kedua tim ini berhasil mencetak gol sehingga perebutan gelar harus dilanjutkan dengan adu penalti.

Di laga eksekusi, Bekasi Selatan lebih beruntung karena berhasil membuka eksekusi dengan satu gol pertama dari tendangan Azka nomor punggung dua. Sementara, tim Pondok Gede, nyaris kehilangan potensi juara setelah dua pemainnya tidak berhasil membobol kiper Bekasi Selatan, Bintang Nuri.

Namun, di eksekusi ke tiga, Pondok Gede Berhasil membuka peluang. Melalui Rafiansyah, keberuntungan tim Pondok Gede melejit dengan adu pinalti putaran kedua.

Pada putaran kedua ini, tim Bekasi Selatan tertinggal oleh cetakan gol eksekutor tim Pondok Gede Bernat dan Rafli. Keunggulan pun berbalik menjadi 3- 2, setelah gol tambahan pemain Bekasi Salatan, Aditia.

Menanggapi hal ini, pelatih tim Pondok Gede, Mustafa Umarella mengakui akan kemampuan maksimal dari tim lawannya selama pertandingan final berlangsung.

“Tapi saya akui, tim lawan hebat sehingga bisa mematahkan setiap serangan tim asuhan saya,” ungkapnya.

Sementara itu, pelatih tim Bekasi Selatan, Sadin Lacandra tidak menampik bahwa tim asuhannya masih demam pertandingan.

“Kita juga terlalu menganggap remeh lawan. Tapi, semua pertandingan saya akui sudah baik. Dan keberuntungan memang mempengaruhi raihan juara sekarang,” ujanrya.

Sadin menambahkan, beberapa peluang sempat muncul di babak kedua menit 64. Pemain asuhannya, Bagus Wijaya saat membawa bola hingga bibir gawang.

“Memang finishing kurang baik. Saya akui permainan hari ini buruk. Mungkin mental. Tegang juga dengan lapangan besar,” tukasnyan. (dan)

Related Articles

Back to top button