Politik

Bawaslu Didesak Tangani Video Tutorial Bahasa Asing

Radarbekasi.id – Beberapa hari ini jagad media sosial (medsos) tengah diramaikan dengan sebuah video pendek tutorial mencoblos pasangan nomor urut 01 berbahasa mandarin. Konten ini lantas menjadi perdebatan, karena dianggap rakyat Indonesia tidak perlu diberi pengarahan dengan bahasa asing.

Wakil Ketua Dewan Penasihat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Hidayat Nur Wahid (HNW) sudah meminta kepada Bawaslu dan KPU melalui akun twitternya untuk menindaklanjuti perkara ini beberapa waktu lalu. Namun, sampai sekarang belum ada penjelasan dari mereka.

“Saya minta Bawaslu dan KPU segera memastikan masalah ini, termasuk melakukan klarifikasi pada publik, apakah ini benar atau tidak,” ujar HNW di komplek DPR RI Senayan, Jakarta, Senin (25/2).

“Itu bagian dari yang kami kritisi terus. Bawaslu sangat lelet dan tidak responsif, tidak aspiratif, dan membiarkan masalah menggantung,” bebernya.

Lebih lanjut, HNW menyebut masyarakat tidak perlu disuguhi video tutorial berbahasa asing. Sebab, kontestasi politik Indonesia hanya akan diikuti oleh warga Indonesia, yang tentunya memahami bahasa nasional.

“Bahasa Indonesia itu dipahami oleh mayoritas warga Indonesia, sehingga tidak memerlukan penjelasan dengan bahasa asing,” terangnya.

Di sisi lain, HNW menilai kasus seperti ini jika tidak segera diklarifikasi bisa menimbulkan kecurigaan publik. Sebab, HNW menyebut ditemukan pula warga negara asing yang memiliki KTP Indonesia dengan nama Jawa, namun dia tidak bisa berbasa Jawa, bahkan Bahasa Indonesia pun tak bisa.

“Ini tentu bertemu. Kenapa di lapangan diketemukan begitu banyak KTP-El dan Kartu Keluarga (KK) tetapi dimiliki orang yang sangat diragukan ke-Indonesiaan nya,” tukas HNW. (bis/jpc)

Related Articles

Back to top button