Cikarang

Pemkab Jangan ‘PHP’

Radarbekasi.id – Warga Kelurahan Kebalen meminta agar Pemkab Bekasi tidak menjadi Pemberi Harapan Palsu (PHP) terkait dengan rencana-rencana pembangunan Jalan Perjuangan di wilayah setempat.

Sebab, masalah jalan yang acap kali diprotes warga tidak kunjung diperbaiki. Sehingga, Pemkab terkesan hanya memberi harapan tanpa melakukan pembangunan.

Harapan warga tersebut muncul usai peninjauan yang dilakukan oleh sejumlah pejabat di Pemkab Bekasi kemarin, Senin (25/2).

Warga yang juga pedagang warung kelontongan di Jalan Raya Perjuangan, Rodemah (53) berharap, supaya jalan rusak yang ada diwilayahnya segera diperbaiki.

“Saya sebagai warga enggak banyak banyak mintanya, jalanan benerin aja. Karena bentuk protes kami sudah beberapa kali, bahkan sudah beberapa kali juga kami melakukan aksi demo,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dusun II Kelurahan Kebalen, Roy Saminudin menuturkan, masalah rencana pembangunan Jalan Perjuangan sudah ada sejak sebelum kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017. Namun demikian, hingga saat ini juga belum terealisasi.

Ia mengapresiasi kunjungan pemerintah daerah ke Kecamatan Babelan. “Namun hal ini perlu diimbangi dengan realisasinya (pembangunan dan perbaikan jalan),” katanya.

Roy juga berharap pembangunan serta kualitas jalan harus baik. Khususnya di Jalan Perjuangan.

“Karena jalan tersebut dilintasi oleh kendaraan truk-truk besar. Sehingga kalau tidak berkualitas jalan akan cepat rusak. Dan hal tersebut berdampak adanya pemborosan anggaran, Oleh sebab itu dalam hal ini harus menjadi perhatian,” harapnya.

Menanggapi hal tersebut, Plt Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja mengatakan, pihaknya akan berupaya untuk memperbaiki infrastruktur di wilayah kecamatan tersebut.

“Di Bebelan kami fokus di Jalan Raya Kebalen (Jalan Perjuangan). Kita lihat jalan rusak, retak, dan bergelombang. Apalagi jalan ini kan jalan yang terintegrasi dengan wilayah Kota Bekasi,” kata Eka.

Eka melanjutkan, perbaikan ruas Jalan Perjuangan juga akan dibarengi dengan pembenahan saluran air serta jalur pejalan kaki. Menurutnya, perbaikan jalan rusak di Kecamatan Babelan akan dilakukan secara bertahap.

“Kita juga ingin pembangunan dan perbaikan jalannya berkualitas, supaya selain bagus dan kuat, kami juga akan buat drainase dan pedestrian. Agar kendaraan nyaman dan pejalan kaki nyaman,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha menuturkan, pihaknya telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp17,8 untuk pembangunan infrastruktur di Kecamatan Babelan pada tahun ini.

“Untuk jalan rusak jalan batas Kota Bekasi-Pangkalan Babelan sepanjang 2,7 kilometer (Jalan Perjuangan) angarannya sebesar Rp9,9 miliar,” tuturnya.

Selain itu, untuk peningkatan struktur jalan Bojongkaratan, Bunibakti CBL sebesar Rp7 miliar. Lalu, kata dia, ada anggaran penataan drainase dan trotoar sebesar Rp1,6 miliar dengan lokasi di perbatasan batas kota Kelurahan Kebalen. Serta pelebaran jembatan Warung Ayu I dan II sebesar Rp174 juta dan Rp99 juta.

Untuk realisasinya, kata Iman, akan segera dilaksakan. “Saat ini masih tahapan proses lelang, serta pengadministrasian. Target kami bisa secepatnya,” ujarnya. (and)

Related Articles

Back to top button