Cikarang

YLKI : Konusmen Harus Berani

Radarbekasi.id – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menilai munculnya kasus penipuan dalam pembelian rumah, disebabkan karena minimnya pengetahuan konsumen. Khususnya, terkait dengan kelengkapan perizinan dan hukum perumahan yang hendak dibeli.

Ketua YKKI, Tulus Abadi menuturkan, masih banyak konsumen yang kurang mendapatkan informasi mengenai perizinan dan hukum dari perumahan yang akan dibeli.

“Masalah konsumen sering tertipu karena minimnya pengetahuan, baik masalah perizinan dan hukum. Oleh sebab itu, masyarakat harus detail ketika ingin membeli rumah,” ujarnya saat dihubungi Radar Bekasi, (25/2).

Selain itu, ia juga berpendapat seharusnya pemerintah daerah juga melakukan pengawasan terkait perizinan properti yang ada di wilayahnya masing-masing. Sebab, kata Tulus, masalah perizinan merupakan kebijakan dari pemerintah daerah.

Tulus merinci, sebelum melakukan pembelian, alangkah baiknya konsumen berani mempertanyakan terkait perizinan. Diantaranya, izin lokasi dan izin mendirikan bangunan (IMB) dari perumahannya agar tidak melanggar peruntukan lahan.

“Jadi intinya untuk tidak terjadi kembali penipuan terhadap konsumen, para konsumen harus berani dan mengetahui perizinan. Selain itu pemerintah daerah harus menjalankan fungsi pengawasan,” katanya.

Tulus mengimbau agar warga yang hendak membeli rumah tidak tergiur dengan tawaran dari pegawai pemasaran suatu perumahan.

“Memang strategi pemasaran sangat bagus, sehingga tidak sedikit orang terberdaya untuk
membeli rumah,” katanya. (and)

Related Articles

Back to top button