Kriminal

Korban Pembacokan Jadi Tersangka

Radarbekasi.id – Korban pembacokan yang terjadi pada hari Kamis (21/2) lalu Ezner Aulia Siboro (18), ditetapkan menjadi tersangka. Sebelumnya, Ezner diketahui melakukan penganiayaan terhadap kelompok yang lebih dulu membacok dia bersama rekannya di Jalan Kaliabang Tengah, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi.

Kapolsek Bekasi Utara, Kompol Dedi Nurhadi menjelaskan, kejadian berawal dari tersangka Ezner Aulia Siboro (18) yang saat itu sedang nongkrong bersama 7 orang temannya  meminta uang kepada korban Indah Yulistiani (18) yang saat itu juga sedang nongkrong bersama  4 rekannya dikawasan Marakash, Babelan, Kabupaten Bekasi, Kamis (21/2).

Setalah diberi uang oleh Indah sebanyak Rp10 ribu, tersangka tidak puas hingga akhirnya kembali meminta uang. Sebelum akhirnya diberi lagi Rp14 ribu. Selain diberi uang, Ezner juga diberikan segelas minuman keras oleh Indah sebelum kembali kepada rekan-rekannya yang lain.

“Nah bertujuh ini terutama pelaku ini melakukan pemalakan, minta uang terhadap korban yang kemudian juga temannya waktu di sekolah dasar, di SD 8 Kaliabang Tengah. Karena korban tidak punya uang, korban minjem kepada temannya yang tiga orang dikasih lah Rp10 ribu, namun pelaku tidak puas meminta kembali, akhirnya dikasihkan kembali sebesar Rp14 ribu kemudian diterima sejumlah Rp24 ribu,” kata Kompol Dedi di Polres Metro Bekasi Kota, Selasa (26/2).

Merasa dilecehkan karena dipalak saat nongkrong, kelompok korban mengumpulkan teman-temannya untuk mencari Ezner dan kelompoknya sebelum akhirnya bertemu di jalan Kaliabang Tengah.

Setelah bertemu dengan rombongan pelaku, kelompok korban lantas menyabetkan senjata tajam ke Ezner dan temannya Khoirul Fathoni. Akibatnya, Khoirul Fathoni mengalami luka cukup parah dengan kondisi tangan kanannya putus. Sementara Ezner mengalami luka sobek ditangan kiri dan punggung akibat dibacok.

Dalam pertikaian tersebut, Ezner berhasil merebut senjata tajam berupa celurit yang dipakai oleh Indah. Melihat Ezner berhasil merebut senjata dan berbalik menyerang, Indah dan kelompoknya pun berusaha kabur.

Nahas Indah tertinggal oleh teman-temannya, karena salah seorang teman pelaku berhasil memukul Indah menggunakan stik golf. Sementara Ezner membacok Indah menggunakan celurit yang dia rebut hingga mengalami luka sobek dibagian paha dan betis, luka sobek dibagian perut bagian kiri dan tangan kiri.

Sementara itu, peristiwa pembacokan terhadap korban Khoirul Fathoni saat ini ditangani oleh Polda Metro Jaya dengan mengamankan tiga orang pelaku. Sedangkan pembacokan yang menimpa Indah ditangani oleh Polsek Bekasi Utara dengan jumlah tersangka dua orang, satu diantaranya yang diketahui SL masih dalam pencarian pihak kepolisian.

“Ditangani Polda metro jaya (pembacokan terhadap Khoirul Fathoni), itu (Fathoni) termasuk kelompok pelaku dalam hal ini. Ada DPO karena pada saat melukai korban ini berdua dengan rekannya SL karena dia juga membawa stik golf,” ungkapnya.

Dedi mengatakan bahwa ini bukan ulah dari kelompok gengster yang dewasa ini terlibat tawuran di Kota Bekasi. Menurutnya, tawuran ini hanya antar tongkrongan saja. Tersangka Ezner ditangkap saat masih meringkuk kesakitan di RSUD Chasbullah Abdulmajid Kota Bekasi, sementara barang bukti yang digunakan untuk melukai korban masih dalam pencarian pihak kepolisian.

Akibat dari kelakuannya, Ezner di kenakan pasal 170 subsider pasal 351 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. (sur)

Related Articles

Back to top button