Bisnis

18 Rumah Sakit Bersertifikat Syariah

Radarbekasi.id – Majelis Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia (Mukisi) mencatat 18 rumah sakit di Indonesia telah bersertifikat syariah. Sertifikasi tersebut untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan produk dan jasa yang halal.

Ketua Umum Mukisi, Masyhud mengatakan, sertifikat syariah bisa didapatkan oleh seluruh rumah sakit di Indonesia. Menurutnya, sertifikat ini terdapat standarisasi yang berguna bagi seluruh pasien rumah sakit.

“Jadi kami dari Mukisi ingin menyampaikan kepada masyarakat luas, saat ini di Mukisi ada sertifikasi rumah sakit syariah. Istilah ini adalah tentunya standarisasi bagaimana pelayanan islami di rumah sakit,” ujarnya Rumah Makan Raja Sunda, Kota Bekasi, Rabu (27/2).

Ada 13 standar dan 173 elemen penilaian yang harus dipenuhi oleh rumah sakit untuk bisa mendapatkan sertifikat syariah. Diantaranya, rumah sakit yang sudah bersertifikasi syariah harus menggunakan obat-obatan halal, memiliki sertifikat halal dari LPOM MUI untuk makanan, penjagaan aurat hijab untuk pasien, dan menggunakan prinsip keuangan syariah.

Selain 18 rumah sakit di Indonesia yang sudah bersertifikat syariah, Mukisi mencatat ada 40 rumah sakit lain di sejumlah wilayah di Tanah Air yang berproses dalam sertifikasi tersebut.

Rumah sakit yang sudah bersertifikat syariah diperbolehkan untuk menempelkan logo Majelis Ulama Indonesia (MUI) agar masyarakat dapat mengetahuinya.

“Tidak berkewajiban (menempelkan tanda sertifikasi syariah), tapi diberi kewenangan dan diperbolehkan. Jadi nanti logonya logo MUI yang dibawahnya sesuai dengan prinsip syariah untuk menunjukkan kepada masyarakat,” tukasnya.

Untuk memperkenalkan produk dan jasa halal di bidang pelayanan kesehatan di Indonesia kepada masyarakat luas, Mukisi akan menghelat Internasional Healthcare Conference and Expo (IHEX) di Jakarta Convention Centre (JCC) pada 21 hingga 23 Maret 2019. (sur)

Related Articles

Back to top button