Berita Utama

Arus Lalu Lintas Berubah

*Pembangunan Tol Becakayu Sesi 2A Dilanjut

Radarbekasi.id – Pengalihan arus lalu lintas di jalan KH Noer Ali dilakukan mulai hari ini. Hal ini dampak dari pembangunan jalan Tol Bekasi Cawang Kampung Melayu (Becakayu) sesi 2A. Pembangunan yang saat ini sudah sampai tepat di depan RS Awal Bros Bekasi Barat tersebut akan dilanjutkan sampai dengan jembatan Horison Bekasi Selatan. Lanjutan pembangunan ini membuat jalan KH Noer Ali sisi Utara arah Bekasi menuju Jakarta ditutup dan dialihkan ke jalan KH Noer Ali kalimalang sisi selatan.

Penutupan dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi mulai Rabu malam pukul 22:00 WIB. Pengguna jalan dari arah Bekasi menuju Jakarta akan dialihkan menuju jalan KH Noer Ali sisi selatan tepatnya mulai dari jembatan hotel Horison sampai dengan Grand Metropolitan Mall. “Mekanismenya penutupan jalan dimulai malam ini (kemarin, Red),” kata Kasi Manajemen Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Suryadi.

Jembatan Horison menurutnya, memiliki lebar kurang lebih 10 meter. Untuk pengguna jalan dari arah simpang Ahmad Yani menuju ke Jakarta akan beralih menggunakan lajur jalan KH Noer Alie sisi selatan jembatan Horison, sementara arah sebaliknya normal.

Untuk pengguna jalan dari Grand Kamala Lagoon menuju Hasibuan dapat berputar di jembatan Al Azhar, pengguna jalan dari Jakasampurna menuju ke Grand Kamala lagoon dapat berputar di jembatan Villa Baru, pengguna jalan dari GMM menuju ke simpang BCP dapat berputar di jembatan GMM, dan pengguna jalan dari perum II menuju Jakarta dapat berputar di jembatan Villa Baru, (Lihat Grafis).

Pimpinan Proyek Pembangunan Sesi 2 tol Becakayu, Deden Suharyana mengatakan, pembangunan tol Becakayu sesi 2A yang meliputi simpang Caman hingga simpang Ahmad Yani ditargetkan akan rampung hingga akhir Agustus 2019 mendatang.

Panjang tol yang dikerjakan pada sesi 2A ini keseluruhan mencapai 4,83 km dengan 143 tiang. Saat ini, lanjutnya, pembangunan  sampai di sekitar RS Awal Bros ini sudah memiliki 118 tiang, sehingga menyisakan 24 tiang sampai dengan simpang Ahmad Yani.

“Terkait dengan sisa pier kami yang belum terbangun yaitu semuanya 24 titik, ini kami berharap untuk penutupan jalur yang saat ini akan dilaksanakan dari jembatan RS Awal Bros sampai jembatan hotel Horison itu ada 17 pier lagi yang akan kita bangun, nah sisanya yang 8 pier ini mungkin setelah pembangunan pier ini selesai,” katanya, Rabu (27/2).

Untuk melanjutkan pengerjaan tol Becakayu ini pihak PT KKDM sebagai pelaksana proyek mengajukan penutupan jalan KH Noer Ali sisi utara mulai dari rumah sakit Awal Bros sampai dengan jembatan hotel Horison. “Jadi penutupan yang kami usulkan untuk tahap yang saat ini RS Awal Bros sampai ke hotel Horison,” ungkapnya.

Dia mengaku, total tiang yang akan dipasang dari lokasi terakhir perkembangan proyek yakni RS Awal Bros sampai di jembatan Horison total ada 17 tiang yang akan dipasang. Sementara penutupan jalan selanjutnya akan dilakukan secara bertahap sampai dengan simpang BCP jika kontruksi sudah sampai di jembatan Horison.

Deden  menjelaskan, penutupan ini akan dilakukan sampai dengan seterusnya. Pasalnya mulai di depan Masjid Al-Azhar sampai dengan simpang BCP kontruksi tol Becakayu yang saat ini berada di dua
sisi kali malang akan bertemu menjadi satu yakni jalan KH Noer Ali sisi utara. Sehingga lajur jalan KH Noer Ali sisi utara dari arah Bekasi menuju Jakarta sudah tidak mungkin untuk dipakai kembali dan
dilakukan untuk satu jalur dari arah Jakarta menuju Bekasi. “Kalau ketika ini sudah dibangun otomatis sudah tidak bisa karena ini sudah jadi tiang,” imbuhnya. (sur)

Related Articles

Back to top button