CikarangLingkungan

Komplek Depnakertrans Kerap Tergenang

Warga Tuntut Normalisasi

Radarbekasi.id – Hujan lebat yang mengguyur Kota Bekasi Selasa (5/3) dinihari membuat komplek Depnakertrans Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi barat tergenar air.

Kondisi itu diakui warga karena drainase yang buruk dan perlu dilakukan normalisasi. Pasalnya setiap hujan tiba, komplek mereka kerap tergenang bahkan hingga masuk ke rumah.  Tinggi air usai hujan lebat kemarin sekitar 20 hingga 30 sentimeter dan sempat masuk ke pemukiman warga.  Kondisi itu terjadi dilingkungan RT 011/05.

Agus (45) warga setempat mengatakan wilayahnya menjadi langganan banjir setiap tahunnnya. Penyebabnya drainase tidak mampu menampung debit air ketika hujan deras tiba.

“Saluran air disini kecil perlu di normalisasi jadi kalau hujan berkepanjangan tidak bisa menampung. Hujan dua jam saja sudah tergenang, kita butuh perhatian pemerintah mengatasi hal ini,”katanya kepada Radar Bekasi, Selasa (5/3).

Menurut dia, warga hanya bisa melakukan perawatan terhadap saluran air seperti membersihkan dan pengerukan sampah serta lumpur yang ada di saluran tersebut.

“Hal itu tidak sepenuhnya mengatasi permasalahan banjir. Usulan normalisasi saluran melalui RT/RW sudah diusulkan lewat musrenbang kelurahan setiap tahunnya pada tahun ini juga diusulkan lagi. Semoga tahun ini harapan warga terealisasi,”terangnya.

Sementara itu, Lurah Jakasampurna, Nurdin, mengatakan permasalahan banjir yang kerap terjadi akibat tidak optimalnya saluran air di komplek tersebut. Kondisi itu telah diusulkan saat musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2020 ditingkat kelurahan di Kota Bekasi.

“Beberapa bulan yang lalu saat Musrenbang bersama warga juga sudah dibahas. Usulan warga pastinya diserap tinggal menunggu terealisasinya saja dari Pemerintah Kota Bekasi untuk mengatasi banjir disana,”tandasnya. (cr43)

Tags
Lebihkan

Artikel terkait

Close