Cikarang

Aktifitas Pedagang Hingga 24 Jam

Sisi Lain Pasar Cikarang

Radarbekasi.id – Aktifitas berdagang 24 jam tidak sepenuhnya diketahui dan terawasi oleh pelaksana teknis Pasar Cikarang. Keberadaan pedagang yang membludak, kerap menjadi sumber utama terjadinya kemacetan di jalur Cikarang Utara. Mau tahu ceritanya? Berikut ulasannya:

Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi untuk merevitalisasi Pasar Cikarang, dikabarkan makin dekat. Pemindahan pedagang ke lokasi sementara pun menjadi solusi awal, sebelum revitalisasi pasar dilakukan.

Jauh sebelum pelaksanaan revitalisasi, kegiatan di Pasar Ciarang yang berada di Jalan Re Martadinata, Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, diketahui tidak pernah berhenti.

Bahkan sudah jadi obrolan sehari  jari warung kopi. Pasar Cikarang selalu on/aktif hingga 24 jam lamanya. Bukan hanya itu, Sisi lain  Pasar Cikarang memang memiliki daya tarik tersendiri dengan aktifitas pedagang yang tidak pernah berhenti.

Salah seroang pedagang, Ginanjar (nama samaran), mengaku, jual beli dagangan sendriri dihitung dari sejak pagi. Kata dia, ada beberapa lapak pasar yang digilir jam dagang.

“Satu lapak ada yang sampai dua dan tiga pemilik. Tapi, khsusus yang di luar saja. Yang deket jalan,” tuturnya.

Penerangan lampu juga memang dilakuka  secara pararel saat malam hari. Ia pun menyebutkan, listrik diperoleh dari banyak sumber, salah satunya memanfaatkan kabel dan di pararelkan. Namun, ia tidak menampik bawa listrik bisa diperoleh darimana saja, bahkan ada tarifnya.

Tidak sampai di situ, Radar Bekasi juga menyambangi sejumlah lapak yang medekati Stasiun Cikarang. Di depan stasiun juga, kerap menjadi lokasi pasar dadakan.

Salah satu pengunjung, Imron, Asal Desa Karang Asih, Kecamatan Cikarang Utara, mengakui bahwa aktivitas pedagang tidak pernah berhenti.

“Kasarnya  mau jam berapa juga ada saja yang jualan. Kadang malam lebih lengkap  pagi mah sesak doang,” ucapnya.

Menanggapi ketatnya aktifitas pedagang, Kepala UPTD Pasar Cikarang, Hendra Sudarman enggan berkomentar panjang lebar. Bahkan dirinya tidak mau ditemui Radar Bekasi. 

“Sama yang lalin saja ada staf di kantor,” kilanya.

Sebelumnya, Hendra sempat ditemui di Kantor Pemkab Bekasi. Dimana, soal revitakisasi sudah sepenuhnya ada di kepala dinas.

“Saya gak bisa komentar mengenai revitalisasi pasar. Dan sudah satu pintu, yakni kepala dinas,” tukasnya. (*)

Laporan
DANI IBRAHIM

Cikarang Utara

 

Tags
Lebihkan

Artikel terkait

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker