Cikarang

Mendaki Gunung versi Kaum Hawa

Radarbekasi.id – Mendaki Gunung tengah ramai dilakukan remaja Cikarang, begitu juga dengan komunitas pendaki asal Kota Bekasi dan Jakarta. Olahraga ekstrem ini sangat berkaitan erat dengan kekauatan fisik yang harus ekstra prima.

Jangan salah, selain pria, mendaki gunung juga sudah dilakukan oleh kaum hawa (perempuan).

Salah satunya, Ganesti Rahayu (23). Berangkat dari hobi seorang teman dekatnya, Citra Ardiyaba (23) (Pendaki senior asal Jakarta Barat), Ganesti asal Cikarang Selatan ini mulai rutin menjajaki tiap gunung di Jawa Barat.

Menurutnya, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan bagi para pendaki putri. Khsususnya, yang belum mengenal betul mengenai alam dan pegunungan.

Tidak sedikit yang minim pengerahuan tentang alam, sehingga membuat pendaki mengalami hal yang buruk.

“Paling banyak pendaki pemula tidak memperhatikan kekuatan fisik, dan memaksakan kehendak. Padahal, ini jangan dianggap sepele bro,” ujar perempuan yang sempat menjajaki Rinjaji itu kepada Radar Bekasi, Kamis (7/3).

Minimal, kata dia, sebelum menentukan lokasi pendakian. Kemampuan dan daya tahan tubuh di uji dengan latihan fisik minimal dua sampai tiga kali dalam seminggu.

Bisa dengan lari, jalan santai dengan waktu gak biasa, situp, pus up. Barang barang bawaanpun, harus benar benar dibutuhkan.

“Buat cewe, ada yang gak kalah penting lagi, yaitu tisu basah, tisu kering,” ucapnya.

Dalam berpakaian juga mesti diperhatikan. Lantaran tak sedikit, perempuan mendaki dengan jeans model ketat.

Jujur aja, kostum kayak gitu akan menyulitkan langkah saat melakukan pendakian. Juga akan sangata terasa tidak nyaman.

“Minimal pake celana gunung deh. Gak ada lagi. Baju fanel,” tutup Ganesti. (dan)

Tags
Lebihkan

Artikel terkait

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker