BekasiInfrastrukturLingkunganMetropolis

Petani di Kota Bekasi Andalkan Air Hujan untuk Bertani

Inisiatif Buat Penampungan Air

Foto Petani Bekasi
PANEN: Seorang petani penggarap sedang mengangkut sayuran kangkung saat panen, Minggu (7/4). AHMAD PAIRUDZ/RADAR BEKASI

 

Tak mendapat pasokan air, tidak membuat petani penggarap di Kota Bekasi patah arang. Mereka menciptakan penampungan air sendiri. Supaya tanamannya cukup air. Berikut Laporannya.

Laporan

AHMAD PAIRUDZ

Bekasi Utara

BEBERAPA minggu belakangan ini para petani yang menggarap lahan kosong milik Summarecon di wilayah Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi mengalami kesulitan.

Lahan pertanian mereka tidak lagi teraliri air seperti sebelumnya. Pasalnya, saluran air (pintu air) yang berada di depan Perumahan Tegal Perintis, Kelurahan Margamulya ditutup.

Jika tidak dicari solusinya, tanaman mereka terancam gagal panen. Mereka harus memutar otak untuk mengatasi kesulitan tersebut.

Akhirnya mereka membuat penampungan air untuk mengairi lahan pertaniannya. Penampungan tersebut dibuat seluas 2 x 2 meter dengan kedalaman satu sampai 1/2 meter.

Dengan itu, mereka dapat menampung air hujan dan air dari saluran drainase selama dua sampai tiga hari. Demikian hal itu disamapikan Petani setempat, Suryadi (36).

Suryadi menyatakan, keberadaan penampungan air itu membantu pihaknya. Karena, tanaman petani penggarap bisa panen.

“Alhamdulillah, walaupun kita nggak dapet pasokan air dari kali, hujan terus turun. Kalau nggak ada air, lahan saya pasti kering dan gagal panen,” katanya.(*)

Tags
Lebihkan

Artikel terkait

Lihat Juga

Close
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker