Pelayanan

KPAID Libatkan Akademisi

Radarbekasi.id – Komisi Perlindungan Anak Daerah Kota Bekasi bakal melibatkan akademisi untuk membantu menekan  angka kekerasan terhadap anak.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua KPAD Kota Bekasi Aris Setiawan usai pengukuhan pengurus KPAD Kota Bekasi oleh Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dalam kesempatan apel Senin (8/4) pagi.

Aris mengatakan, dalam upaya menekan angka kekerasan anak, kepengurusan KPAD selain melibatkan banyak unsur akademisi juga praktisi medis. Akademisi dimaksud merupakan dosen psikologi, praktisi bidan, juga pengelola lembaga swadaya masyarakat yang fokus pada penanganan anak-anak yang terlibat jeratan narkoba.

“Kami meyakini, pelibatan akademisi bisa banyak membantu menekan angka kekerasan anak melalui upaya pencegahan melalui serangkaian sosialisasi,” katanya.

Menurut Aris, sosialisasi merupakan kunci penting keberhasilan menekan angka kekerasan anak. Selain juga mengaktifkan kinerja para satuan tugas perlindungan anak yang ada di tingkat RT/RW.

Sementara itu, Kepala DP3A Riswanti mengatakan, sinergi yang selama ini telah dibangun dengan KPAD Kota Bekasi sudah baik.

“Tiap kali ada laporan kasus, kami tangani bersama hingga tuntas. Baik itu yang datang melalui kami atau yang dilaporkan ke KPAD, kami tangani bersama-sama,” ucapnya.

Penanganan kasus kekerasan terhadap anak, ditegaskan Riswanti, harus ditangani hingga tuntas. Dengan demikian, pelaku juga korbannya tidak kembali terlibat pada kasus yang sama di masa mendatang.

“Mudah-mudahan sinergitas ini bisa terus menekan angka kekerasan anak di Kota Bekasi dalam lima tahun mendatang,” ucapnya. (hms)

Lebihkan

Artikel terkait

Lihat Juga

Close
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker