OlahragaRealtime

Panahan Sudah Mulai Absen di Selekda

Atlet panahan Kabupaten Bekasi
ILUSTRASI: Atlet panahan Kabupaten Bekasi saat menjalani latihan beberapa waktu lalu. Perpani memastikan tim binaannya absen di PON 2020 Papua.

Radarbekasi.id – Tim cabang olahraga panahan asal Kabupaten Bekasi dipastikan absen di PON 2020 Papua. Alasannya, karena pertimbangan kekuatan.

Sekretaris Umum Persatuan Panahan Seluruh Indonesia (Perpani) Kabupaten Bekasi, Suheriyanto mengungkapkan, sejak seleksi Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) PON Jawa Barat, tim binaannya bahkan sudah absen.

“Seleksi pertama selekda PON dilaksanakan di Acamanik pada Februari 2019 kita absen,” ujarnya kepada Radar Bekasi, Kamis (11/4).

Lebih lanjut, dirinya menyatakan, pertimbangan kekuatan menjadi alasan personal di tiap atlet. Menurutnya, pada saat selekda, dominasi atlet Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) sangat tinggi.

“Maksudnya gini. Atlet sudah menilai, kekuatan atlet pelatnas. Terlebih, nomor-nomor seleksi sudah dipenuhi atlet Pelatnas,” bebernya.

Diakuinya, sebanyak tiga atlet Kabupaten Bekasi peraih medali di Porda 2018 dipanggil Pengurus Daerah (Pemgda) Perpani Jawa Barat. Empat atlet itu yakni Rendi, Nurbaya Nungsih, dan elva Fajar.

“Semua atletnya dipanggil ke Selekda PON,” ujarnya.

Pertimbangan lainnya, yakni usia dan pengalaman yang jauh tertinggal. Hal itupun, kata Heriyanto mejadi pertimbangan inti untuk tidak ikut seleksi PON.

“Atlet potensial yang terpanggil di selekda rata-rata masih SMP. Seleksi sendiri, ada hal yang tidak menguntungkan. Kita mundur karena peluang kita sedikit,” tuturnya.

Menanggapi hal ini, Ketua Pembinaan Prestasi (Binpres) Koni Kabupaten Bekasi, Sumarno mengakui akan kondisi yang saat ini dialami sebagian besar atlet. Khususnya atlet yang maju di Selekda PON Jawa Barat.

“Persoalannya sama persis dengan Biliar juga. Ngapain juga dipaksakan,” katanya.

Atlet di beberapa cabang olahraga memang terkesan seperti sudah disiapkan. Meskipun semua atletnya tetap mengikuti seleksi. “Ya seperti itulah. Seperti atletnya sudah ditentukan. Pertimbangan panahan, saya rasa cukup logis,” tukasnya. (dan)

Tags
Lebihkan

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

five × one =

Close
Close