Berita UtamaRealtimeTransportasi

Aplikasi TRON Mudahkan Warga Naik Angkot

CEO PT Teknologi Rancang Olah Nusantara, David Santoso
BERI PENJELASAN: CEO PT Teknologi Rancang Olah Nusantara, David Santoso (kedua dari kiri atas), memberikan penjelasan tentang aplikasi TRON saat kunjungan media ke Kantor Harian Radar Bekasi, Jumat (12/4).

Radarbekasi.id – Naik angkutan kota (angkot) di Kota Bekasi kini bisa lewat aplikasi TRON. Aplikasi tersebut dikembangkan oleh PT Teknologi Rancang Olah Nusantara bekerja sama dengan VIA, perusahaan penyedia solusi berbagi kendaraan asal Amerika Serikat.

Demikian disampaikan oleh CEO PT Teknologi Rancang Olah Nusantara, David Santoso. Menurut dia, aplikasi TRON sudah diluncurkan awal (soft launching) pada 10 April 2019.

“Aplikasi TRON ini kami hadirkan untuk memudahkan warga, khususnya Kota Bekasi untuk naik angkot,” ungkap David, saat kunjungan media ke Kantor Harian Radar Bekasi, Jumat (12/4).

Pada tahap awal, TRON bisa digunakan untuk memanggil angkot K-11A jurusan Perumahan Rawalumbu – Rawa Panjang / Terminal Bekasi dan K-11B jurusan perumahan Narogong-Rawa Panjang dengan waktu operasional pukul 05.30-22.00 WIB. Pemilihan rute tersebut ditentukan oleh Dinas Perhubungan setempat.

“Untuk jumlah angkotnya sementara 20 armada. Kedepan bisa ratusan bahkan ribuan armada,” katanya.

David menyebut, rute tersebut cukup potensial karena banyaknya area perumahan yang dihuni sekitar 2.000 Kepala Keluarga (KK). Namun lokasi pemukiman warga dengan jalan raya untuk naik angkot cukup jauh.

Selama ini warga sekitar harus naik ojek atau transportasi daring terlebih dahulu untuk ke jalan raya. Dengan adanya aplikasi TRON, warga bisa menunggu angkot di halte virtual yang sudah ditentukan tanpa harus berjalan jauh.

“Angkot yang dipanggil melalui aplikasi TRON ini bisa berbelok sedikit di dalam zona yang sudah ditetapkan mengarah mendekati pemukiman. Ada halte virtual, titik tertentu yang sudah kita set,” tuturnya.

Aplikasi TRON dapat diunduh oleh pengguna perangkat smartphone android maupun iphone di play store masing-masing dengan pencarian “TRON Aplikasi Angkot Online”. Selanjutnya, pengguna harus melakukan registrasi.

Penggunaan aplikasi ini cukup mudah. Pengguna cukup memasukan lokasi tujuan, setelah itu akan diarahkan ke halte virtual untuk menunggu angkot tersebut.

“Aplikasi ini tidak hanya untuk satu orang yang naik angkot. Tetapi kita set untuk bisa lima orang,” tuturnya.

Dikatakan David, tarif dasar untuk naik angkot online ini telah ditentukan oleh Dinas Perhubungan setempat Rp 4.000. Adapun pembayarannya untuk sementara ini masih dilakukan secara tunai.

Bagi warga yang ingin mencoba naik angkot melalui aplikasi ini bisa menikmati gratis dua kali perjalanan dengan cara memasukan kode promo “TRONHALO” pada tombol menu di sebelah kiri atas.

“Kami juga memberikan promo tarif flat Rp 3.000 dibawah tarif dasar setelah dua kali perjalanan gratis itu. Promo ini kami berikan sampai waktu yang belum ditentukan,” katanya.

Selain tarif yang sangat terjangkau, ketepatan waktu menjadi keunggulan angkot online tersebut. Sebab, supir angkot tak akan ngetem untuk mencari penumpang.

“Jadi perintah dalam aplikasi ini angkot harus jalan kalau ada panggilan dari penumpang. Sehingga penumpang juga tidak akan menunggu lama karena ada notifikasi waktu angkot sampai ke halte virtual,” tuturnya.

Tak hanya itu, aplikasi ini juga dapat membantu pendapatan supir angkot ditengah terpuruknya angkutan umum saat ini. Pasalnya, supir akan mendapatkan penghasilan minimal Rp50 ribu dalam per hari.

“Diluar Rp50 ribu, supir masih bisa mendapatkan penghasilan lain apabila mendapatkan penumpang banyak,” tukasnya.

David menambahkan, aplikasi TRON telah digunakan di 55 kota dari 22 negara di dunia. Kota Bekasi merupakan kota ke-52 setelah Tokyo Jepang.

“Kota Bekasi merupakan pilot project kami di Indonesia,” pungkasnya. (oke)

Tags
Lebihkan

Artikel terkait

Close
Close