PelayananRealtimeSosial

ASN Pemkot Disebut Terima Tekanan

Radarbekasi.id – Dosen Hukum Administrasi Negara dari Universitas Krisnadwipayana, Wisnu Nugraha meminta Aparatur Sipil Negera (ASN) untuk netral dan menolak intervensi.

Pasalnya, demokrasi yang telah dibangun pasca Reformasi 1998 diakuinya jangan sampai di cederai dengan bentuk intervensi.

Wisnu mengaku mendapat informasi jelang pesta demokrasi di Indonesia yang jatuh pada hari Rabu tanggal 17 April 2019, ada dugaan intervensi kepada Aparatur Sipil Negara (ASN).

Menurutnya, ada keresahan yang melanda ASN maupun Tenaga Kerja Kontrak (TKK) yang di gaji melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) di Kota Bekasi.

“Saya mendapatkan informasi bahwa ada dugaan tekanan-tekanan untuk memilih salah satu calon anggota legislatif tertentu,” kata Wisnu, Jumat (12/4)

Ia menyayangkan jika benar ada kejadian seperti itu kata Wisnu padahal mereka diminta harus netral menentukan pilihannya. Pasalnya, mereka sudah di sumpah sebagai pejabat negara harus netral.

“Saya berharap jangan membangun pola baru dikalangan birokrat. Karena dalam Undang Undang Dasar (UUD) 1945 sudah di atur, setiap warga negara berhak menentukan pilihannya sendiri tanpa ada intervensi siapapun,” jelasnya.

Pihaknya berharap pemerintah sejatinya mewujudkan pemerintahan yang good goverment.

“Saya melihat ada rasa ketakutan yang mendasar dialami ASN, pasca pilpres dan pileg nanti. Saya berharap pemerintah daerah fokus dengan good government,” tegasnya.

Terpisah, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bekasi, Cecep Suherlan menampik dugaan adanya tekanan kepada ASN untuk memilih salah satu calon tertentu pada Pemilu 2019.

“Tidak ada penekanan terhadap siapapun baik ASN maupun TKK yang ada di Kota Bekasi,” tandas Cecep yang juga mantan Kepala Satua Polisi Pamong Praja Kota Bekasi ketika dikonfirmasi kemarin.

Hal senada diungkapkan Kepala BKPPD Kota Bekasi, Karto. Dia mengklaim tak ada intervensi yang dialami ASN Pemkot Bekasi.

“Kita sebagai rem tentunya kita netral dan apa yang dikatakan akademisi itu harus di dasari dengan kebenar, tidak ada tekanan, Semua kita lakukan itu untuk kesuksesan Pileg dan Pilpres besok,” singkat Karto. (pay)

Close