Berita UtamaPolitik

Bawaslu Bakal Panggil Lurah Arenjaya

Radarbekasi.id – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bekasi berencana memanggil Lurah Arenjaya, Ani Rusiani Ihwal, terkait beredarnya surat diduga ajakan kepada Ketua RW setempat ke SUGBK Sabtu (13/4).

Dalam surat berkop kelurahan Arenjaya yang beredar, mengerahkan Ketua RW supaya mengikutsertakan ketua RT sebanyak 2 orang dan tokoh masyarakat 2 orang titik kumpul di lapangan multiguna, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Setelah kumpul diarahkan bertolak ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta.

Kedatangan ke SUGBK disinyalir terkait kampanye akbar salah satu calon presiden dan wakil presiden.

“Secepatnya akan kita panggil lurahnya untuk diminta klarifikasi,” kata Komisioner Bawaslu Kota Bekasi Ali Mahyail.

Ali mengatakan, bila terbukti benar, maka yang bersangkutan bisa dinyatakan melanggar peraturan yang berlaku. Hal ini sebagaimana dalam UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

Dalam Pasal 283 ayat 1 disebutkan pejabat negara, pejabat struktural dan pejabat fungsional dalam jabatan negeri serta Aparatur Sipil Negara (ASN) lainnya dilarang mengadakan kegiatan yang mengarah kepada keberpihakan terhadap peserta pemilu sebelum, selama dan sesudah masa kampanye.

Bila mengacu pada payung hukum itu, kata Ali, dijelaskan bahwa ASN dilarang mengadakan kegiatan yang mengarah keberpihakan kepada peserta pemilu.

Tidak hanya itu, di UU Nomor 5 tahun 2014 juga disebutkan bahwa ASN harus bersikap netral dan dilarang berpolitik praktis.

“Kita sebetulnya sudah memantau surat itu sejak Sabtu pagi dan memang berencana akan mengecek langsung ke lurahnya. Namun kita masih mencari bukti fisik dari surat itu dulu untuk mempercepat proses (penanganan,Red),” ungkapnya.

Sementara, Lurah Arenjaya, Ani Rusiani Ihwal, ketika di konfirmasi Radar Bekasi mempertanyakan keaslian surat yang beredar tersebut. Pihaknya berkilah tidak mengetahui surat yang banyak beredar di grup WhatsApp itu. “Saya juga tidak pernah memerintahkan juga,” kata Ani ketika di konfirmasi Radar Bekasi Sabtu (13/4).

Dalam sebaran surat tersebut, diketahui surat ditandangani DA atas nama Lurah Arenjaya.  Ketika ditanya jabatan DA di kelurahan Arenjaya, Ani enggan membeberkan. Namun ia mengaku mengetahui nama tersebut. “Saya tahu orang yang mewakili di dalam surat tersebut,” pungkasnya. (pay)

Tags
Lebihkan

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

three × two =

Lihat Juga

Close
Close
Close