Berita UtamaPolitik

Ketua Bawaslu: Persiapan Pengawasan Pemilu sudah 100 Persen

Radarbekasi.id – Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Indarto memimpin rapat sekaligus video conference untuk mendengarkan video conference yang dilakukan Menkopolhukam, Wiranto, untuk memastikan keamanan pemilu pada waktu pemungutan suara, Rabu (17/4)

Acara tersebut berlangsung di Aula Polres Metro Bekasi Kota, Senin (15/4). Hadir para pejabat terkait, seperti Dandim 0507/Bekasi, Letkol Arm Abdi Wirawan, Ketua Bawaslu Kota Bekasi, Tomy Suswanto, dan Ketua KPU Kota Bekasi, Nurul Sumarheni.

Dalam video conference tersebut, Wiranto mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mengamankan jalannya rapat umum dan kampanye terbuka sejak 24 Maret hingga 13 April 2019.

“Satu hari lagi kita akan menghadapi tahap puncak pemilu, yakni pencoblosan dengan jumlah TPS sangat banyak. Seperti saya sampaikan pada saat video conference sebelumnya, pihak penyelenggara serta aparat keamaan bisa memastikan para pemilih dapat menyalurkan hak suaranya dengan aman dan lancar tanpa tekanan. Sehingga, dapat menghasilkan pemimpin yang berkualitas untuk lima tahun ke depan,” katanya.

Wiranto menjelaskan, aman, berati para pemilih nanti berangkat dari rumah ke TPS tanpa ancaman atau tekanan, bebas dan rahasia. Lancar berarti para penyelenggara harus sudah siap menyiapkan kelengkapan.

Pada kesempatan itu, Ketua Bawaslu Kota Bekasi, Tomy Suswanto menyampaikan, bahwa persiapan pengawasan pemilu 2019, baik dari unsur KPU, TNI, Polri dan Bawaslu sudah mencapai 100 persen.

“Artinya, tahapan pemilu sejauh ini berjalan dengan baik dan lancar,” ucap Tomy kepada Radar Bekasi, Senin (15/4).

Lanjutnya, Bawaslu sebagai lembaga pengawas pemilu, akan mengawasi dan melakukan pencegahan serta penindakan jika terjadi pelanggaran di TPS.

“Kami juga sudah menerjunkan 6.720 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) di 12 kecamatan dan 56 kelurahan, sehingga pemilu berjalan dengan baik dan lancar, mulai dari saat pencoblosan hingga penghitungan suara di TPS,” terang Tomy.

Menurut dia, dari 12 kecamatan 56 kelurahan di wilayah Kota Bekasi ada satu wilayah yang sangat rawan konflik, yakni di Kecamatan Bekasi Utara. (cr43)

Lebihkan

Artikel terkait

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker