Berita UtamaOlahraga

Minim Sarana, Latihan Nebeng di Bandung

Radarbekasi.id – Atlet sepeda Kabupaten Bekasi terpaksa nebeng latihan di Bandung karena minimnya ketersediaaan sarana yang ada di wilayah setempat.

“Kita latihan di Bandung. Untuk saat ini kita mengkhususkan binaan nomor roadrace,” ujar Sekretaris Umum Ikatan Sepeda Seluruh Indonesia (ISSI) Kabupaten Bekasi, Khumaedi kepada Radar Bekasi, Senin (15/4).

Latihan di Kota Kembang tersebut dilakukan sejak Training Centre (TC) Porda 2018 lalu. Sarana yang biasa digunakan di Grand Wisata sudah tidak bisa lagi difungsikan karena kondisnya yang sudah rusak parah. Selain itu juga terhalang gedung baru.

Dikatakannya, beberapa nomor lain seperti BMX dan Rack masih fakum. Ia mengklaim, nomor roadrace lebih efisien. Meskipun dalam proses pembinaan nebeng dengan atlet koordinator wilayah ISSI Kota Bandung.

Disana, lanjut dia, para atlet menggunakan tiga rute dalam menguji fisik. Pertama Jalan Raya Bandung, Jalan Raya Sumedang dan Rancakalong Bandung Barat.

“Lalu lintas jalan di daerah Bandung sangat normal dan memungkinkan untuk bisa berjalannya proses binaan atlet. Setiap minggu kita selalu memantau perkembangan atlet. Khususnya pada nomor roadrace, yang posisinya selalu berada dijalan raya,” bebernya.

Dinomor ini, Khumaedi menambahkan, dua andalan Kabupaten Bekasi yakni Ihsan Gunawan dan Muahamad Reihan Maulidan.

“Binaan usia dini. Mereka juga merupakan nomor track kita. Sejauh ini proses binaan bisa nerjalan secara bertahap sebelum ke nomor lain yang dipertandingkan di Porda,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Pembinaan Prestasi (Binpres) Perserosi Kabupaten Bekasi, Diding Arisman, mengatakan atletnya pernah nebeng latihan di kota lain. Menurut dia, dampak psikologi sangat mempengaruhi atlet saat latihan berpindah-pindah.

 

“Porda 2014, kita nebeng ke tiap sirkuit yang ada di Jawa Barat. Rutin latihan di Sirkuit Perserosi Kota Bekasi sampai pertengahan tahun 2018,” pungkasnya. (dan)

Close