Berita UtamaPemilu

Damai untuk Bekasi

Utamakan Jalur Hukum

Son Haji (kiri) bersama Ketua BPN Kabupaten Bekasi Dapil 1, Edi Kurniadi (kanan)
KOMPAK: Sekretaris TKD Kabupaten Bekasi, Son Haji (kiri) bersama Ketua BPN Kabupaten Bekasi Dapil 1, Edi Kurniadi (kanan) saling merangkul usai menandatangani deklarasi pemilu damai di Polres Metro Bekasi, Senin (22/4).ARIESANT/RADAR BEKASI

Radarbekasi.id – Pemungutan suara Pemilu serentak 2019 sudah selesai dilaksanakan pada Rabu (17/4). Tahapan pemilu masuk dalam rekapitulasi penghitungan suara.

Polres Metro Bekasi melakukan deklarasi Pemilu damai bersama Ormas, LSM, Tokoh Masyarakat, TKD Kabupaten Bekasi Jokowi-Maruf dan BPN Prabowo-Sandi Kabupaten Bekasi di Lobi Polres Metro Bekasi, Senin (22/4).

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Candra Sukma Kumara mengatakan, deklarasi bertujuan menciptakan situasi yang aman di Kabupaten Bekasi dalam tahapan penghitungan ini. Selain itu, kata dia, deklarasi juga dilakukan untuk menyadarkan warga bahwa tidak ada perbedaan.

”Kita ini sama, sebagai anak bangsa kita ini tidak ada perbedaan.Tujuan deklarasi ini, agar perpecahan tidak berlarut-larut. Selesaikan perbedaan pada tanggal 17 April kemarin, sekarang semua sudah sama,” kata Candra seusai melakukan deklarasi kemarin.

Ia menjelaskan, deklarasi tersebut sebagai bentuk pencegahan terjadinya suasana yang tidak kondusif.

”Semua (elemen) komitmen agar menjaga situasi tetap kondusif. Karena diluar Kabupaten Bekasi situasi sudah tidak kondusif, saya tidak mau seperti itu. Makanya kita antisipasi seperti ini, jangan sampai terprovokasi dari daerah lain,” ujarnya.

Diakuinya, sejauh ini memang ada beberapa wilayah yang masuk katagori rawan. Seperti Tambun Selatan, Tambun Utara, dan Babelan. Antisipasinya, personil kepolisian selalu menjaga proses penghitungan suara dengan kekuatan yang cukup, gabungan dengan TNI, Satpol PP, baik relawan dan lainnya.

“Kita sudah lakukan pemantauan ke beberapa PPK. Untuk Kabupaten Bekasi sejauh ini alhamdulillah berjalan lancar, tidak ada gangguan. Walaupun tetap ada beberapa wilayah masuk katagori rawan,” jelasnya.

Dirinya berharap, warga Kabupaten Bekasi bisa menerima siapa pun yang menang dalam Pemilu 2019. Karena, kedua calon ini nantinya akan menjadi pemimpin di Indonesia.

”Mari kita kembali merajut tali persatuan yang kemarin sempat terkoyah, kita rajut kembali pasca Pemilu ini. Siapa pun yang menang, masing-masing bisa menerimanya. Jangan jadikan konflik ini kepanjangan,” harapnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua BPN Kabupaten Bekasi Dapil I, Edi Kurniadi menuturkan, sejauh ini semua relawan maupun pendukung 02 yang ada di Kabupaten Bekasi, dihimbau untuk menjaga keamanan dan kondusifitas. Lalu, tidak lupa untuk mengawal kotak suara.

”Kita tidak akan ada pergerakan apapun. Kita hanya melakukan pemantauan saja. Memastikan agar tidak ada kecurangan. Misalkan ditemukan kecurangan kita akan laporkan ke BPN Pusat, agar bisa diproses semua, (sesuai) mekanisme,” tegasnya saat menghadiri deklarasi di Polres Metro Bekasi.

Hal senada juga disampaikan Sekretaris TKD Kabupaten Bekasi, Son Haji. Ia menyatakan, relawan paslon 01 akan terus menjaga situasi di Kabupaten Bekasi tetap aman.

”Kita akan berkomitmen untuk menjaga situasi di Kabupaten Bekasi tetap aman. Misalkan nanti 01 unggul, kita tidak akan membuat perayaan yang berlebihan di Kabupaten Bekasi, untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya seusai melakukan deklarasi di Polres Metro Bekasi. (pra)

Tags
Close