Berita UtamaPerbankan

Pemegang Sertifikat Kompetensi 600 Orang

Radarbekasi.id – Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) mencatat jumlah pemegang sertifikat Kompetensi Komisaris dan Direksi di Tanah Air, masih terbatas.

”Sertifikat kompetensi direksi dan komisaris untuk BPRS kurang lebih 600 orang,” terang Ketua Kompartemen BPR Syariah Asbisindo, Cahyo Kartiko, kepada Radar Bekasi, melalui sambungan selulernya, Senin (22/4).

Menurut dia, ada 167 BPRS di Indonesia saat ini. Cahyo mengungkapkan, misalnya satu BPRS diisi oleh dua direksi dan dua komisaris pemegang sertifikat kompetensi tersebut, maka jumlahnya sudah pas-pasan.

Meskipun jumlahnya terbatas, lanjut dia, masih ada pemegang sertifikat kompetensi yang belum maupun sudah menjabat sebagai direksi maupun komisaris. Namun Cahyo tak mengetahui pasti jumlahnya.

”Saya nggak tahu jumlahnya, karena nggak pernah lapor. Ada juga yang nggak aktif di perbankan syariah, tetapi masih pegang sertifikatnya,” tuturnya.

Menurut dia, untuk mendapatkan sertifikat tersebut cukup mudah. Di Asbisindo, anggota yang akan mengikuti uji kompetensi disarankan untuk mengikuti pelatihan kompetensi terlebih dulu.

”Sebelum ujikom kami menyarankan untuk mengikuti pelatihan. Karena memang didalam ujikom, termasuk diantaranya berkaitan dari isi pelatihan itu. Biasanya pelatihan 10 hari, ini membuat sebagian orang berfikir untuk menyisihkan waktu tersebut,” tukasnya.

Sebelumnya, Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kota Bekasi, Nadih Arifin mengungkapkan, minimnya pendaftar seleksi calon Dewan Komisaris dan Direksi BPRS Patriot karena tak banyak orang memiliki sertifikat kompetensi.

Menanggapi hal itu, Cahyo memperkirakan, informasi seleksi tersebut belum tersampaikan kepada pemegang sertifikat. ”Itu kan seluruh Indonesia. Sekarang pengumumannya melalui apa sih? Kalau melalui website terlalu sedikit. Kalau diumumkannya melalui asosiasi, bisa dibantu umumkan. Ada tambahan media penyampainnya. Atau melalui lembaga sertifikasi sendiri. Jadi kembali kepada sosialisasinya,” tukasnya. (oke)

Lebihkan

Artikel terkait

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker